Cari Blog Ini

Posting blogger lewat email

username.secretword@blogger.com

Selasa, 05 Februari 2013

Ciri Karyawan Tidak Produktif

Plasadana.com - Idealnya, ekskutif sebuah perusahaan harus menjadi contoh untuk para bawahan. Datang lebih pagi, memberi instruksi secara jelas, berpikir dan bekerja keras serta pulang lebih akhir dibandingkan karyawan lain.
Namun ada beberapa kasus yang menunjukkan kecenderungan perilaku buruk para eksekutif perusahaan. Penelitian yang dilakukan lembaga konsultan McKinsey menunjukkan hanya 9 persen eksekutif yang memanfaatkan waktu kerjanya dengan optimal. Karena tak dibebani pekerjaan teknis, mereka kerap menyia-nyiakan waktu dan melakukan hal-hal yang tidak produktif.
Dalam laporan yang dikutip Business Insider, McKinsey menyatakan manajemen waktu para eksekutif tidak melulu menjadi tanggung jawab pribadinya. Hal itu seharusnya diatur oleh sistem yang ajeg dan disahkan oleh perusahaan. Hal ini bisa menghindarkan perusahaan dari kerugian, lantaran perilaku para karyawan yang tak produktif.
Apa saja ciri-ciri karyawan yang tidak produktif?
1. Pecandu internet
Di kalangan eksekutif, ada julukan yang populer untuk para pecandu internet: Miss atau Mister Online. Menurut McKinsey, para pecandu online biasanya selalu terpaku di depan komputer, kerap berada di ruangannya tanpa berinteraksi dengan karyawan. Hal ini jelas berbahaya karena si manajer melupakan fungsinya sebagai dirigen yang harus mengatur karyawan. Selain itu, perilaku ini bisa membebani anggaran perusahaan.
2. Tukang gaul
Ada posisi tertentu yang membutuhkan jaringan luas. Misalnya manajer pemasaran dan komunikasi. Tapi jika seorang eksekutif terlalu sering berada di luar kantor, baik untuk bekerja maupun menjalin relasi, fungsi manajerialnya bisa tergerus. Dia bisa melupakan tugasnya untuk mengatur bawahan. Kadang jika terlalu intens bergaul, si manajer bisa melupakan pekerjaannya.
3. Tipe pemandu sorak (cheerleader)
Manajer yang bersikap seperti cheerleader hanya bagus dalam memotivasi karyawan. Tapi biasanya, mereka kurang mampu mengembangkan jaringan sehingga perusahaan sulit berekspansi. Orang-orang semacam ini hanya bisa ditempatkan sebagai mandor pabrik atau sebagai kepala administrasi.
4. Tipe pemadam kebakaran
Para pemilik sifat ini hanya bagus dalam menyelesaikan masalah. Bak pemadam kebakaran, mereka bekerja dengan efektif saat ada masalah. Namun mereka biasanya kurang memiliki ide untuk mengembangkan hal baru.

Tidak ada komentar: