Cari Blog Ini

Posting blogger lewat email

username.secretword@blogger.com
Tampilkan postingan dengan label Pekerjaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pekerjaan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Juli 2017

Peluang kerja untuk si pendiam

9 Pekerjaan yang Cocok Bagi Anda Si Pendiam
Liputan6

Liputan6.com, Jakarta Apabila Anda adalah tipe orang yang pendiam dan tidak terlalu menyukai yang melibatkan banyak obrolan dengan orang-orang di sekitar, mulai sekarang Anda tidak perlu khawatir.
Dilansir dari Myfatpocket, Rabu (5/7/17), ada pekerjaan yang bisa dilakukan dan sangat cocok dengan karakter Anda yang pendiam. Pekerjaan ini akan memastikan bahwa interaksi dengan rekan kerja akan sangat sedikit. Berikut daftar pekerjaan yang bisa Anda coba.
1. Pustakawan
Mungkin tidak banyak yang tahu dengan jenis yang satu ini. Percaya atau tidak, para pustakawan akan banyak menghabiskan waktu untuk bekerja sendiri dibandingkan berinteraksi dengan manusia. Orang-orang dengan profesi ini akan sibuk mencatat hal-hal, koleksi dan dokumen-dokumen penting.
2. Analis Keuangan
Lebih banyak berurusan dengan data, angka, saham dan obligasi, mereka yang berprofesi sebagai analis keuangan akan lebih individual dan hanya berinteraksi seperlunya dengan para klien.
3. Desain grafis
Para desainer merupakan orang-orang yang sangat mandiri dan menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk berpikir kreatif dalam menghasilkan sebuah karya. Meski sebagian besar para desain grafis membutuhkan kerja tim, tetapi mereka tidak memerlukan banyak interaksi dalam memutuskan sebuah ide atau gagasan yang akan diterapkan pada karya mereka.
Bagi Anda yang gemar dengan dunia fotografi, Anda bisa mencoba melakukan pekerjaan yang satu ini. Ya, fotografer jalanan. Pekerjaan ini tidak mengharuskan Anda untuk berbicara banyak hal dengan orang lain karena salah satu konsep utama dari fotografer jalanan adalah foto yang dibidik harus seakurat dan sejujur mungkin sehingga menghindari interaksi dengan subjek saat menangkap sebuah momen.
5. Teknisi Labor
Berkontribusi untuk dunia kedokteran ataupun sains dapat dilakukan dengan bekerja di belakang layar seperti para teknisi labor. Mereka akan banyak menghabiskan waktu di depan alat-alat canggih untuk melakukan pengamatan dan membuktikan suatu hipotesis. Pastinya hal ini tidak akan membuat Anda harus berbasa-basi dengan orang banyak.
6. Writer atau Blogger
Mengurangi interaksi dan tatap muka dengan orang banyak dapat dilakukan dengan bekerja dari rumah. Anda bisa menjadi seorang penulis lepas ataupun blogger yang hanya berinteraksi dengan para editor melalui email ataupun telepon.
Perkembangan teknologi yang semakin pesat akan sangat membutuhkan orang-orang hebat di dalam bidang teknologi informasi. Meski tidak semua pekerjaan dalam dunia Teknologi Informasi sama, tapi setidaknya mereka akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan media seperti komputer dibandingkan dengan manusia.
8. Pelukis
Sebagai seorang seniman, maka Anda akan memiliki lebih banyak waktu yang fleksibel dan bekerja kapan saja dan di mana saja sesuai dengan keinginan.
9. Editor Film, Video dan Audio
Mereka dengan profesi ini akan lebih banyak menghabiskan waktu di dalam studio sambil menggunakan headphone, menonton ataupun mendengarkan potongan film dan audio.

Sabtu, 24 Juni 2017

Tanda² penipuan lowongan kerja

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.

Senin, 19 Juni 2017

50 ideas side hustle

1. Sell items on Ebay or Craigslist.

One of the surest ways you can make cash if you're in a bind is to sell items on Ebay or Craigslist. Any used items like furniture, household appliances, collectibles or anything else that you're just not using or is collecting dust, can be sold online to make some money. If you're serious about this, you can even do it professionally for others and collect a small commission for each sale. Take quality photos and write a good description and you'll be in great shape. 

Related: 8 Places to Sell Stuff Fast When You Really Need the Money

2. Recycle used smartphones on Gazelle.

I've sold a few used smartphones on Gazelle and it's a no-hassle way of making some cash if you have an old iPhone or Samsung smartphone or another device sitting around. While you won't get top-dollar for it, you will be able to get a little bit of cash that might just help you out depending on your financial situation.

Related: 8 Money Mistakes to Avoid on Your Way to Being Wealthy

3. Drive for Uber or Lyft.

One of the most widely-available ways for making money is to drive for Uber or Lyft. The sharing economy has quite literally exploding, and both Uber and Lyft are at the forefront. The best part? You can turn on and off your availability through these networks with the simple click of a button, effectively allowing you to make money no matter what time of day or night it is.

Related: These Are the Best Cities for Uber and Lyft Drivers (Infographic)

4. Deliver for PostMates.

Another option for earning a side income is to deliver for PostMates. Similar to working for Uber and Lyft, you can work whenever you want. While the pay might not be enormous, you do have the ability to earn tips. If you're in a highly-trafficked area such as Los Angeles or New York City, this is a great way to earn some cash and you don't even need a car.

Related: A Night of Money, Mansions and Mexican Food Showed Us How Delivery Could Reshape Franchising

5. Rent your spare room on Airbnb.

AirBnB offers a great resource for people that are willing to rent out a spare room or even their entire home. If you're in a bind for some fast cash, AirBnB offers you an avenue for creating an income. You'll get paid 24 hours after a guest checks in, which is to avoid any problems or potential scams that might arrive. Some people earn their primary income just by renting out rooms or homes on AirBnB.

Related: 5 Reasons You Should Join the Sharing Economy Revolution

6. Manage social media for small businesses. 

Many small businesses need a social media manager and simply don't have the time nor the expertise to be constantly posting on social media platforms like Facebook, Instagram, SnapChat or Twitter. Take it upon yourself to contact local businesses and offer up your services for a contracted monthly fee. This is an easy way to make money no matter where you live.

Related: 10 Questions You Must Ask When Hiring a Social Media Consultant

7. Answer questions on JustAnswer.

Websites like JustAnswer pay you to answer professional questions. If you have a high-level skill such as in the law or medicine or information technology, you could get paid to help others navigate certain topics or areas of contention that they might be faced with in life.

Related: These Are the Iron-Clad Strategies for Making Money Online

8. Sell services on Fiverr.

Fiverr helped give birth to the Gig Economy. Although services start out at $5, some Fiverr sellers are earning six-figure-plus revenues annually. You can sell just about anything on this platform, but to succeed and become a Super Seller, you need to deliver massive amounts of value, even at those lower price-points.

Related: How Student Loans Are Crushing Millennial Entrepreneurialism

9. Do micro-jobs on Mechanical Turk.

Amazon's Mechanical Turk platform is one way you can earn money, albeit it won't make you rich by any measure. However, if you're looking to take on micro-jobs that can be done in a few minutes each, by stringing them together, you could earn some cash that might help you out if you're in a bind.

Related: 101 Places to Find Freelance Writing Jobs

10. Tutor over Skype.

You can tutor people over Skype, no matter where you might live. This is great especially if you're a digital nomad and you're looking to earn more money than the local job market can potentially provide. Tutor people from the U.S. or U.K. if you're traveling through Asia or another low-cost-of-living country around the world.

Related: To Rapidly Enhance Your Business, Stop Selling and Start Teaching

11. Get a part-time job.

Okay, so maybe you need some cash and you already have a full-time job and you're just not comfortable making money online or trying to hustle with some web-based project. You could get a part-time job. You can kiss your social life goodbye, but it's certainly a more guaranteed additional stream of income.

Related: 50 Jobs, Gigs and Side Hustles You Can Do From Home

12. Start a blog.

Okay, so you won't make money that fast with a blog. But, if you start a blog and deliver enormous amounts of value, you could set yourself up with a platform for ending a tremendous amount of passive income. This is something you can easily build on the side with just a few hours of work per week, but you need to stay consistent and post great content regularly.

Related: 17 Tips for Entrepreneurs Who Blog

13. Create an online course. 

Create an online course with a platform like Udemy or Teachable and leverage some of your skills to create a healthy income. Depending upon how much time you invest in your course, you could make a substantial side revenue stream by creating courses that deliver tremendous amounts of value.

Related: How to Start Developing Your eLearning Courses

14. Build a sales funnel with ClickFunnels.

As an online marketer and a software engineer, I am obsessed with sales funnels. However, many people struggle with creating the proper funnel that converts. It takes a high degree of technical and marketing knowledge. However, ClickFunnels, a SaaS business with over 40,000 customers, which was started by Russell Brunson, takes all the guesswork out of that. Build a sales funnel and automate your selling with a platform like this.

Related: 5 Steps to Building Your First Online Sales Funnel

15. Write an ebook.

I've long been drawn to the passive income supplied by creating an ebook and publishing an accompanied print-on-demand paperback. By using platforms like KDP and CreateSpace, both by Amazon, you can create an easily create and sell an ebook that costs nothing to produce, and a paperback that earns you money only when it sells, removing much of the prior friction it took to get published.

Related: 10 Truths About Self-Publishing for Entrepreneurs With a Book Idea

16. Produce an audiobook.

Use a platform like ACX to create and sell audiobooks on platforms like Audible and iTunes. If you have a great idea for a non-fiction audiobook where you can teach a difficult skill like stock trading, foreign currency investing, accounting, online marketing or others, you can easily create a five-figure monthly income with the right volume of audiobooks.

Related: 17 Passive Income Ideas for Automating Your Cash Flow

17. Become a personal chef.

Are you a good cook? You could become a personal chef and prepare meals for other people. You could easily market your services on social media or even go all out and build yourself a website. There are also plenty of websites you can use to market your services such as HireAChef.

Related: 20 Business Ideas for Stay-at-Home Parents

18. Do mystery shopping.

Companies of all kinds are looking for mystery shoppers. Mystery shoppers buy in secret, documenting their experiences with the retailer. This can be done at a physical store or an online store. If you do a simple search on becoming a mystery shopper, you can likely locate several services that will assist you. Or, you can simply contact companies directly to pitch your mystery shopping services to them.

Related: 4 Side Gigs You Can Start Today

19. Walk dogs.

Anyone can walk dogs. Well, almost anyone. If you live in a dog-filled neighborhood, create a few flyers on your computer and slip them into mailboxes. Identify yourself as a dog walker and pitch your price. Build up a steady stream of clients and your dog-walking service will grow over time.

Related: Meet Wag, an App to Help You Find a Dog Walker

20. Babysit or become a nanny.

If you need to make some quick cash, you could always partake in babysitting or even become a part-time nanny. You use a variety of sites to do this like Care.com or SitterCity or even post your services on social media sites. You'll get vetted and rated for your services, so be sure to provide a top-notch experience.

Related: This 15-Year-Old Founder Is Raking in Six Figures With Her Booming Babysitting Business

21. Clean houses.

Housekeeping is always an option. There are loads of private families and home owners that are renting out their homes on a short-term basis that need housekeeping or house cleaning services. You can list your services on a site like HouseKeeper.com and many others to promote yourself.

Related: 5 House Cleaning Franchises You Can Buy Now to Turn a Tidy Profit

22. Participate in marketing focus groups.

Marketing companies are always holding focus groups to study the consumer's response to products, services and advertisements across a variety of mediums. I used to participate in these studies often in college, and so can you. You don't need any special training to do it.

Related: A Family-and-Friends Focus Group Gave This Franchise a Thumbs-Up

23. Have a garage sale.

You could always hold a garage sale to make some money by getting rid of excess clutter in your house. This is great if you have children that have outgrown toys or you simply have a large number of items that you're looking to part ways with. Post up some signs around town or advertise on Craigslist.

Related: 10 Online Careers You Can Start Today With Basically No Money

24. Create YouTube tutorials.

Although this isn't the quickest way you can make money with a side income, creating YouTube tutorials can help you earn a respectable amount of income as long as what you deliver is engaging and keeps people interested for long enough. You could also use free tutorials to upsell viewers on products and services you might be offering.

Related: Here's How You Can Actually Make Money With YouTube

25. Sell technical services on Upwork.

I've used Upwork as a platform to hire graphic and web designers for a long time. But Upwork also provides a platform for accountants, lawyers and other professionals to earn money. Keep in mind that you're keeping with thousands of other service providers so getting this off the ground will take you some time.

Related: The 15 Best Freelance Websites to Find Jobs

26. Design logos on 99Designs.

If you're graphically inclined and you're get a programs like Photoshop and Illustrator, you could potentially compete for design work on 99Designs. However, you won't get paid unless your design is chosen as the winning design, meaning you need to be a very good designer to make income that's worthwhile here.

Related: How Much Should a Quality Logo Really Cost?

27. Become a personal shopper.

Want to shop for others? You could effectively become a personal shopper. If you live in an urban metropolis with concentrated wealth, then personal shopping services are in high demand in your area. Scour the web and other online resources such as ThumbTack to find people looking for personal shoppers.

Related: This Is What's Next Now That the Gig Economy Has Changed

28. Use TaskRabbit.

TaskRabbit links you up with people that are looking to complete specific tasks in your area. Tasks include things like lifting heavy furniture, assembling furniture and so on. You'll need to register and get vetted but it's a simple way you can make a bit of extra income.

Related: The Top Tools Entrepreneurs Can Use to Outsource Their Life

29. Sell products on Etsy.

Use Etsy to sell crafts or other home-made items. Etsy is one of the largest resources for selling handmade goods on the internet. You could also sell digital items such as digital posters that can be printed out.

Related: This Teen Paid for College by Selling on Etsy. Here Are 5 Ways She Did It.

30. Teach a language.

If you know a second language, and you're well-versed enough in it, you could teach it to others. You can even teach English to students, or if you're traveling as a digital nomad, you could teach English as a second language in your country of choice.

Related: 4 Reasons Entrepreneurs Should Learn Another Language

31. Wash and detail cars.

Wash and detail cars in your area. Hand out fliers in your neighborhood or post on social media offering your services. Mobile car washing and detailing has become a relatively lucrative business in more upscale neighborhoods.

Related: 105 Service Businesses to Start Today

32. Open a Mobile Pet Grooming Service

Try your hand at pet grooming. Purchase and outfit a mobile van so that you can groom pets on the go. This does require a small investment, but it's a side job you could enjoy when you have spare time.

Related: Beyond the Food Truck: 10 Unique Mobile Businesses

33. Start a food truck.

Purchasing a food truck requires a substantial investment, but the food truck business is growing significantly. Location and cuisine choice is important. Be sure to do ample research before getting started.

Related: Why Food Truck Businesses Are Revving Up (Infographic)

34. Become a freelance article writer.

Write articles for other people. If you have a passion for writing, you could help out other bloggers or even become a ghost writer for a well-known author. Use sites like Freelancer, Upwork and others to advertise your services.

Related: The 5 Skills You Need to Become a Successful Content Writer

35. Personal training.

Find clients that you can help out to achieve their weight loss or fitness goals. Create meal plans or construct workout routines and you could make an admirable income for your efforts.

Related: How To Add Wellness Coaching to Your Personal Training Business

36. Give music lessons.

If you play the piano, guitar or another instrument, consider teaching others in your local area. Advertise online through social media or through your personal or professional networks.

Related: 10 Types of Businesses You Can Build After 5 p.m.

36. Become an affiliate marketer.

Affiliate marketing is an extremely alluring industry. However, many affiliate marketers don't make much money. If you have the skills it takes to succeed in this arena, you could quite literally make a small fortune. But be careful not to get drawn into pie-in-the-sky hopes or dreams of making money without putting in much effort.

Related: Affiliate Marketing Is Broken But Ecommerce Companies Can Adapt

37. Do email marketing.

Email marketing is one of the most profitable forms of marketing that exists online. However, attracting subscribers and making a personal connection with them takes a good deal of work. Use platforms like LeadPagesAweberConstant ContactMailChimp and ConvertKit to get things off the ground.

Related: 7 Statistics That Prove Email Marketing Isn't Dead

38. Write resumes. 

Good at writing resumes? Use sites like LinkedIn and other professional sites to advertise your resume writing services. Do a few for free and grab some raving reviews, then watch your sales skyrocket.

Related: The Do's and Don'ts of the Modern Resumé (Infographic)

39. Be an extra in movies.

If you're looking to make a few extra bucks without a major investment of your, try your hand at being an extra in a movie. There's a lot of sitting around and waiting, but the pay is good if you're in a production city like Los Angeles, New York, London or Vancouver.

Related: 15 Gangster Movies Every Entrepreneur Should See and the Lessons They Teach

40. Reduce your expenses.

Sometimes, making some extra cash can be done by cutting expenses. When was the last time you audited all your monthly expenses? How much is going out the door for that gym membership you don't use or those pricey lunches you have every day?

Related: You Suck at Money, So Never Mingle Business and Personal Expenses

41. Start a GoFundMe Page.

Try raising some personal funds using GoFundMe. You can advertise your page to your network through social media, and if you can create a compelling enough story, you might just have enough takers that decide to help you out.

Related: How to Spread the Word About Your Crowdfunding Campaign

42. Sell your hair.

Have long hair? Why not sell it to make a few extra bucks? Advertise your hair for sale on a site like HairSellOn or any number of others that are out there.

Related: Selling Your Product to a Big Chain in 5 Painstaking Steps

43. Become a house sitter.

Become a professional house sitter and watch homes for people that go on vacation or have a second home and don't spend much time there. HouseSitter.com and Care.com both offer house-sitting jobs.

Related: More Than 200 Franchise Opportunities for Less Than $50,000

44. Teach driving lessons to students.

Are you a great driver? Why not get licensed as a driving instructor? You can advertise your services both online and offline, or use a site like Indeed.com to search for part-time driving instructor jobs.

Related: This App Helps Students Navigate the Road to Getting Their Driver's Licenses

45. Become a local tour guide.

If you live in a vacation destination, consider becoming a local tour guide. You could even offer your services for free and then ask for a tip at the end, drawing more people into touring with you.

Related: The Key Factors to Consider Before Becoming a Travel Host

46. Become a virtual assistant.

Virtual assistants are in high demand, but it only makes sense from an income standpoint if you have lots of free time and you're very organized. It also doesn't hurt to live in an area with a lower cost of living.

Related: Learn the 4 Principles That Helped This Virtual Company Become One of the Best Cultures in America

47. Do interior decorating.

If you have an eye for design, consider doing interior decorating for clients. Use a site like Houzz to advertise your services to the masses.

Related: Starting a Business as a Interior Designer or Decorator

48. Sell on CafePress.

CafePress allows you to sell items that feature a digital design. If you're a great graphic designer, you could create a number of designs that would fit different formats such as shirts, hats and cups, and earn a commission when they sell.

Related: 7 Ways to Relieve Boredom by Hustling for Extra Cash

49. Invest with LendingClub.

LendingClub is a peer-to-peer lending service that you can invest in. If you have some extra cash and you're looking to put it to use, you can leverage this platform to invest in businesses from a wide range of industries. Risk is cacluated for you using algorithms, and the more risk in an investment, the more potential for reward.

Related: Why Peer-to-Peer Lending Could Be a Good Investment Choice

50. Create a smartphone app.

If you have some app development skills and you're proficient at Swift or Android-based development platforms, you could try your hand at creating a smartphone app. Obviously, this isn't a quick or easy way to make money, but could pay off big with the right idea.

Source: https://www.entrepreneur.com/article/293954

Sabtu, 03 Juni 2017

CAREER GROWTH


5 Ways to Help Yourself Grow Professionally
Image credit: Shutterstock
---
Shares
NICOLE SMARTT
JULY 8, 2015
This story originally appeared on Personal Branding Blog
Why does your growth and development matter? It’s essential to challenge and stretch yourself often, and not let yourself get stuck in a job where you don’t feel like you are growing or learning.

There is more potential inside each person than even they know. In a fast-paced world with everyone wanting it now, in real-time, and a world that is constantly evolving, its more important than ever to continue to grow professionally and personally. Not only does intentional growth and development have the potential to make you better at your job, it can help you feel more fulfilled both in and out of the workplace.

Here are five steps to help you grow professionally even without the support of your company.

Related: How to Be More Persuasive at Work

1. Problems adventure. Take on new challenges.
It can be risky, stressful and sometimes confusing, and it’s a perpetual cycle, but it’s a great thing: this is how professionals and successful companies survive. Sometimes it may seem that new problems crop up as fast as you solve the old ones (sometimes faster!), but that just means you are moving—that you are getting better and stronger. When an opportunity approaches you, seize it!

2. Read.
Yep, it’s that straightforward. Read informative articles from solid, respected sources (if there are citations, you’re going the right direction.) Pick up a book, in e- or paper format, or take an online class. Dedicate an hour a day to read and gain more knowledge.

3. Invest in your learning.
There are so many free webinars, on practically every subject imaginable. Carve out some time each day (or each week) to watch a webinar or two. Most are short, easy to understand, and don’t take huge pieces out of your already busy life. Or, take a whole course! We love Coursera for learning online.

Related: The Mentality of a Successful Career

4. Get a mentor.
Look around in your company for someone to mentor you. If one is not available, reach out to thought leaders through LinkedIn or through a connection. It’s important that you have a connection to the person you seek. I always recommend searching for leaders in your industry through LinkedIn or an association/organization.

5. Surround yourself with like-minded peers.
See if there are Meetup groups in your area. Make friends, collaborate, and have fun. It’s guaranteed to be enriching. You can meet like-minded peers by attending a networking event, joining a board, or through friends.

There is always something you can improve on; make daily deposits into your personal development bank and soon your bank account will grow.

Minggu, 21 Mei 2017

How to make yourself attractive

What can you do to make yourself more attractive?

Well, the results are mixed on this one. Some research says there’s nothing you can do while others say there are some very clear things you can do.

After sorting through them, here’s what I say could make a difference:

1. Be tall. I know, not a lot you can do here. But women can wear high heels and men can wear some sort of heel to give them an extra inch. That’s an extra $789 a year!!! Fortunately I’m almost 6 feet 4 inches tall so this is the one “attractive” feature I have in my favor through genetics.

2. Get to an appropriate weight and exercise. These two are likely tied together. Not only will you likely feel better and save on everything from life insurance to medical bills, but you’ll also earn thousands more each year. (Stay tuned as I’ll have much more in upcoming pieces about the connection between health and wealth.)

3. Dye your hair. I know. Now we’re getting personal. But with every shade under the sun (blue, green, and all the rest) that women wear these days, why not simply choose blonde? Isn’t 7% more in earnings worth it?

4. Wear makeup. An extra 30% seems high to me, but even if it’s worth an extra 5%, it’s worth it! Oh, and this is only a tip for women. Most men wearing makeup would probably decrease their earnings!

5. Dress well. You’ve heard the old saying, “Don’t dress for the job you have but dress for the one you want”, right? There’s a reason it’s still around — there’s some truth in it. As a sub-point of this, there appears to be evidence that women can earn more by wearing skirts.

6. Develop great hygiene habits. This should be common sense, but do things like take a shower, brush your teeth, comb your hair and so forth. A small bit of effort goes a long way.

How to build networking

How to Network

There are really two parts to the “how to network” question: 1) where to find contacts to network with and 2) the “art” of approaching people to connect.

As for finding people to connect with, here are my top suggestions:

LinkedIn — Obviously this social media platform is made for networking. So take full advantage of it. I have found people to be very willing to connect even if you don’t know them that well. I review LinkedIn every day, keep my profile updated, and post/comment on pieces when appropriate (but not too much — maybe a couple times per week). Everyone I meet professionally I try to connect with on LinkedIn. So far I have accumulated over 1,700 connections and look to add more each week.
Work (inside and outside company) — You should be networking with fellow employees at all levels (above, below, and at same level as you). In addition, people you meet at work but are not part of the company (suppliers, sales reps, etc.) are also great sources for connections. I funnel all of these into LinkedIn.
Volunteering — I can’t list all the ways my career and personal life have been helped by the connections I’ve formed through volunteering. When you are working on a cause with someone, you are “in the trenches” together. And when a business opportunity or need comes up, you have a pre-developed relationship that makes asking for (and getting) help much, much easier.
Social networks/organizations — What groups do you belong to? I’ve networked at church, soccer meetings (I was a referee for years), and even at a neighborhood picnic for our housing association. I can’t tell you how many people I’ve connected with in the steam room at my health club. Wherever people are, you can network.
Alumni — Most people like and want to help others who went to the same school they attended. So connect with these people.
Friends and Family — Family kind of goes without saying, but friendships developed anywhere can have networking implications. I’ve made business connections at the pool (swim group), my son’s basketball games, and over at a neighbor’s party.

Sabtu, 09 Januari 2016

Kelemahan pekerja indonesia

2 Kelemahan yang Hambat Karir Pekerja RI
By Siska Amelie F Deil on 28 Mei 2015 at 05:30 WIB
Liputan6.com, Jakarta - Persaingan mencari pekerjaan saat ini tampak semakin ketat, terutama bagi para lulusan baru. CEO Karir.com Dino Martin menjelaskan, terdapat dua kelemahan yang sering ditunjukkan para tenaga kerja asal Indonesia.

"Soft skills. Kemampuan yang tidak dipelajari di sekolah secara formal seperti kepemimpinan, keahlian bernegosiasi, berkomunikasi, negosiasi presentasi dan mempengaruhi orang lain. Itu yang saya lihat masih kurang dari tenaga kerja Indonesia," terang Dino di sela acara Karir.com Expo di Jakarta, seperti ditulis Kamis (28/5/2015).

Dino menjelaskan, hard skills adalah sesuatu yang bisa dipelajari siapa saja. Sebagian besar lembaga pendidikan hanya fokus pada pengembangan hard skill saja dan jarang menyentuh soft skill.

"Seperti misalnya ada satu universitas yang mampu mencetak lulusan IT yang sangat handal. Tapi saat bekerja, kebanyakan perusahaan mengeluhkan satu hal yang sama, mayoritas lulusan hebat tersebut tidak bisa berkomunikasi dengan baik, hanya jago bekerja," kisahnya.

Padahal menurut Dino, soft skill adalah keahlian yang harus dibekali sebelum para kandidat memasuki dunia kerja. Dino mengakui, hal tersebut memang tidak mudah. Kelemahan kedua yang cukup mencolok dari tenaga kerja Indonesia adalah rendahnya pembelajaran ilmu yang aplikatif.

"Ilmu yang diajarkan di kampur saat ini kebanyakan kurang aplikatif, kurang banyak mengajarkan case study. Hingga saat masuk ke dunia kerja, banyak ilmu yang tak bisa diterapkan," tutur Dino.

Hal ini tak hanya berdampak pada pegawai tapi juga bagi perusahaan. Ketidaksiapan para pencari kerja membuat penyerapan tenaga kerja terhambat, dan memperlambat perkembangan perusahaan.

"Makanya saya bilang, pekerjaan rumah Indonesia yaitu sumber daya manusia. Bayangkan kalau penyerapan tenaga kerja efektif, ekonomi kita juga bisa tumbuh lebih cepat," tandasnya. (Sis/Ahm)

Selasa, 05 Januari 2016

Pekerjaan rentan punah

Berikut lima kategori pekerjaan tersebut:

1. Pekerja di industri tekstil, kemasan, pelapisan, pengecatan, dan pemotongan daging

Ini merupakan pekerjaan dengan keterampilan rendah dan bisa dilakukan oleh mesin canggih. Trennya sudah berlangsung cukup lama dan tidak ada tanda yang menunjukkan akan mereda.

2. Pembukuan, akuntansi, audit, dan penagihan

Banyak perangkat lunak sekarang dapat membantu individu dan perusahaan kecil melacak tagihan, faktur, dan pajak mereka. Namun, permintaan akan auditor dan akuntan yang lebih canggih masih sangat besar untuk menangani masalah keuangan yang kompleks.

3. Mekanik dan teknisi otomotif

Kendaraan sekarang banyak memakai perangkat lunak dan sering membutuhkan perbaikan digital ketimbang mekanik.

Banyak kendaraan terhubung dengan internet sehingga perbaikan perangkat lunaknya pun cukup memancarkan sinyal langsung dari kendaraan, tanpa perlu kunjungan ke dealer.

4. Operator konstruksi

Saat ini banyak mesin semakin efisien sehingga membutuhkan sedikit orang dalam menjalankannya.

5. Tukang roti dan tukang daging

Pekerjaan ini memang butuh tangan terampil. Tapi mesin canggih sekarang dapat menggantikannya dengan tambahan sedikit pengawasan para profesional. (Elsa/Ndw)

Reporter: Elsa Analet,  liputan6.com

Kamis, 17 Desember 2015

5 Hal Ini Dirahasiakan HRD dari Para Pelamar Kerja


By Vina A Muliana on 17 Des 2015 at 07:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Human Resource Development (HRD) merupakan ujung tombak perusahaan yang menerima karyawan baru. Sebelum menghadapi wawancara dengan calon atasan, semua kandidat pencari kerja harus berhadapan terlebih dulu dengan pihak HRD.

Tapi apakah Anda tahu bahwa ada beberapa hal yang disembunyikan HRD bila berhubungan dengan calon pelamar? Majalah Reader’s Digest mengungkapkan beberapa hal yang sebenarnya dirahasiakan HRD dari para pelamar seperti dlilansir hari ini, Kamis (17/12/2015):

1. Hindari melamar langsung ke HRD

Banyaknya lamaran yang masuk ke meja HRD terkadang membuat proses rekrutmen memakan waktu lebih lama. Untuk menghindari hal ini, Anda dapat mencoba mencari koneksi seseorang di perusahaan tersebut atau langsung melamar lewat manajer divisi yang Anda inginkan.

Pihak HRD sering kali tidak bisa menentukan seseorang bisa diterima atau tidak di sebuah perusahaan, karena biasanya keputusan berada di tangan calon atasan Anda. Jika Anda melamar langsung ke calon atasan atau seseorang yang Anda kenal, prosesnya bisa jauh lebih cepat.

2. Gunakan nama email yang baku

Saat melamar pekerjaan menggunakan email, hindari account email dengan nama norak atau yang membuat Anda terkesan tidak serius.

Kalau perlu, buat khusus satu emaildengan username nama Anda sendiri agar Anda terlihat lebih professional. Seringkali HRD langsung melewatkan email yang memakai nama-nama aneh pada username nya.

1 of 2

Gunakan CV singkat

Majalah Reader’s Digest mengungkapkan beberapa hal yang sebenarnya dirahasiakan HRD dari para pelamar

3. Gunakan CV yang singkat, padat dan jelas

CV panjang bukan tidak berarti menjadikan Anda lebih baik. Pihak HRD tidak punya waktu banyak untuk membaca resume yang lebih dari dua halaman karena dianggap kebanyakan dan bertele-tele, sementara banyak lamaran lain yang menunggu untuk dibaca.

Coba baca kembali CV Anda, apakah ada pengalaman dan informasi yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan yang dilamar? Kalau ada sebaiknya Anda hapus saja.

4. Bangun koneksi

Mungkin ini sudah jadi rahasia umum dan sering terjadi di Indonesia. Proses rekrutmen terkadang didasari dari koneksi yang sudah dibangun. Kernyataan ini juga menunjukkan bahwa HRD bisa lebih memilih kandidat yang memiliki koneksi kendati masih banyak calon lain yang lebih bagus.

5. Menulis cover letter sesuai

Pastikan di cover letter dan CV Anda menuliskan pengalaman kerja dan skill sesuai dengan yang dicari di iklan lowongan pekerjaan tersebut. Perhatikan kata kuncinya dan gunakan kata-kata tersebut di lamaran Anda.

Misalnya, perusahaan sedang mencari staf Finance yang berpengalaman di industri perbankan, maka pastikan di dalam cover letter dan CV Anda termuat kata-katafinance, bank, dan perbankan. (Vna/Ndw)

Rabu, 16 Desember 2015

6 Pekerjaan yang Terancam Punah

By Adinda Rachmani on 15 Des 2015 at 19:59 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Zaman telah berubah. Kini banyak hal yang dikerjakan secara tradisional mulai ditinggalkan. Bahkan banyak orang kehilangan pekerjaan karena tak ada lagi yang menggunakan jasa mereka.

Penyebabnya? Kecanggihan teknologi telah bisa mengurangi peran manusia dalam menjalankan pekerjaannya. Dilansir daritherichest.com, Selasa (15/12/2015), berikut enam pekerjaan yang kemungkinan besar akan punah karena canggihnya teknologi:

1. Petani

Kegiatan bertani akan tetap ada. Namun, sejalan dengan kecanggihan teknologi, peran petani akan semakin berkurang. Dulu mungkin 10 hektare lahan pertanian dikerjakan oleh ratusan orang, nantinya cukup satu orang yang menjadi operator mesin-mesin pertanian.

2. Penerbit

Perusahaan penerbitan tradisional akan segera berakhir, seiring dengan e-Book, yang lebih populer daripada bukuhardcover. Selain e-Book, ada Audiobookyang melihat peningkatan popularitas dan perusahaan yang mengubah setiap kata menjadi suara.

3. Reporter koran

Dengan meningkatnya media online, profesi reporter media cetak atau koran diprediksikan akan terus menurun.

Perangkat lunak kini sudah mulai dapat digunakan untuk menulis artikel, para pencari informasi juga akan menemukan berita-berita dengan menggunakan ponsel mereka.

4. Tukang pos

Sudah mulai jarang orang mengirim surat dengan melalui pos. Di era saat ini orang-orang lebih menggunakan mengirim surat melalui email, keberadaan email membuat komunikasi menjadi mudah.

Sebagian besar surat dapat dilakukan secara online dan lebih mudah bagi semua orang yang terlibat.

5. Pustakawan

Teknologi pencarian yang sudah canggih membuat orang menjadi malas untuk pergi ke perpustakaan. Hal ini akan mematikan pekerjaan seorang pustakawan, walaupun ada media virtualdan sistem pencarian internet masih terdapat orang yang pergi ke perpustakaan.

6. Kasir

Saat ini sudah banyak toko online yang memberikan dampak kepada toko offline. Dengan ini terlihat penurunan dalam permintaan kasir ritel. Meskipun cara ini akan menyingkirkan pencurian yang sering terjadi di toko offline.(Apr/Ndw)

Senin, 14 Desember 2015

Pedoman melamar kerja

Panduan dan tips mencari kerja online secara aman
Kami ingin membagikan kepada Anda beberapa informasi dan tips tentang cara agar pencarian kerja online Anda dapat menjadi pengalaman yang aman.
Hati-hati terhadap iklan lowongan kerja yang menipu. Iklan semacam ini sesekali muncul di situs pekerjaan, dimasukkan oleh orang yang tidak jujur ​​dengan tujuan untuk mencari uang dengan cepat dari para pencari kerja yang tak berpengalaman. Walaupun JobStreet.com selalu mencoba untuk memastikan bahwa iklan lowongan kerja di situs kami adalah iklan lowongan yang benar dan tidak menipu, iklan penipuan seperti itu kadang-kadang bisa tetap termuat. Ketika kami melihat penipuan yang melanggar Kebijakan Iklan kami, kami dengan cepat akan menghapusnya ..
Anda harus berhati-hati terhadap iklan lowongan kerja yang:
Meminta Anda untuk membayar uang sebelum memproses aplikasi Anda atau memberikan pelatihan kepada Anda;
Mengundang Anda wawancara, yang kemudian berubah menjadi multi-level marketing atau skema penjualan piramida;
Menyalahgunakan informasi resume Anda untuk menjual produk (seperti asuransi, dll) atau membuat penawaran yang tidak berhubungan dengan lowongan yang diiklankan;
Umumnya tidak benar, meragukan atau menyesatkan (misalnyajudul lowongan, penjelasan pekerjaan atau penjelasan perusahaan yang membingungkan/menyesatkan), atau
Menggunakan email berbasis web dengan alamat umum, bukan alamat email milik perusahaan.
Sebagai tambahan, kami beritahukan bahwa JobStreet.com tidak akan pernah mengirim email yang mengharuskan Anda untuk mengunduh dan/atau menginstal perangkat lunak, alat atau utilitas apapun. Terakhir, jangan pernah memberikan nama pengguna keanggotaan dan kata sandi JobStreet Anda ke siapa pun, bahkan jika permintaan tersebut tampaknya datang dari email dengan alamat JobStreet.com. Kami tidak akan pernah meminta kata sandi dari anggota kami.
Anda dapat mengambil peran sebagai pemberi informasi jika Anda curiga bahwa suatu penipuan mungkin sedang terjadi. Jika Anda melihat email atau iklan semacam itu di JobStreet.com, silahkan beritahu kami di policy@jobstreet.com, dengan memberikan nama perusahaan dan judul posisi/lowongan iklan tersebut, dan kami akan menyelidikinya.
Walaupun kami akan selalu mencoba mengambil tindakan yang tepat bila memungkinkan, JobStreet.com tidak dapat bertanggung jawab atas setiap tindakan penipuan yang dilakukan penipu atau perusahaan yang melakukan pelanggaran terhadap Ketentuan Penggunaan kami.

Kamis, 03 Desember 2015

Waktu Terbaik untuk Ajukan Kenaikan Gaji

by Billy Banggawan

Smart MoneyToday, 05.03

Survei olehThisismoney mengungkap, hanya ada enam dari 10 orang berani menanyakan soal kenaikan gaji.

Mereka tak berani secara langsung meminta kenaikan karena merasa tak nyaman dan takut dinilai kurang baik. Untuk mengetahui kapan saat yang tepat, kamu bisa coba di waktu-waktu ini seperti laporanBusiness2Community.

Pagi hari

Hasil riset University of Utah menunjukkan, manusia cenderung mengambil keputusan lebih rasional dan etis di pagi hari karena belum terbebani banyak pilihan dan pikiran.

Jika kamu sudah mengumpulkan data dan bukti yang menunjukkan bahwa kamu pantas mendapat kenaikan gaji, hampiri ruangan atasan di pagi hari.

Pilih hari yang tepat

Pemilihan hari juga memiliki pengaruh cukup besar. Kamu bisa melakukannya di awal pekan atau mendekati akhir pekan. Kamu bisa menentukan hari dengan melihat kebiasaan atasanmu, bila sedang senggang, lakukan di hari itu.

Baru mencapai prestasi

Bila kamu baru saja mencapai suatu prestasi dan memberi kontribusi besar bagi perusahaan, kamu bisa merencanakan waktu untuk membicarakan kenaikan gaji. Agar lebih efektif, minta kenaikan gaji secara strategis, setahun sekali misalnya.

Jangan pula ragu meminta lebih dan negosiasi.

Perusahaan baru mencapai prestasi

Bila kondisi perusahaan sedang baik dan berkembang pesat, ini bisa menjadi saat yang tepat untuk mengajukan kenaikan gaji. Ketika perusahaan sedang punya dana lebih, kamu boleh mencoba mendiskusikan masalah kenaikan gaji dengan atasan.

Mendapat tawaran kerja lebih baik

Bila ada perusahaan lain menawarkan gaji dan keuntungan yang lebih baik, dan kamu masih menyukai pekerjaanmu saat ini, kamu bisa menggunakan hal ini sebagai senjata untuk mengajukan kenaikan gaji.

Karena hal ini bisa menjadi upaya perusahaan untuk mempertahankan pegawai berkualitas. Namun, bila ditolak, kamu bisa mulai memikirkan masa depanmu di sana.

Sumber : Smart-money

Pekerjaan bebas stres

daftar pekerjaan impian yang mungkin cocok untukmu.

Pengamat astronomi

Tingkat stres pekerjaan ini ada di rasio 62. Gaji rata-rata tahunan profesi ini mencapai US$ 107,14 ribu (Rp 1,4 miliar). Kamu cukup mengamati, meneliti, dan menganalisis fenomena luar angkasa dengan minimal berpendidikan S2.

Peneliti makanan

Tingkat stres pekerjaan ini ada di rasio 55,8. Gaji rata-rata tahunan profesi ini mencapai US$66,87 ribu (Rp 900 juta). Shatkin bilang, profesi ini mengharuskanmu mencari pengembangan produk pangan agar produktif dan aman dikonsumsi. Minimal kamu harus memiliki gelar S1.

Pegawai laboratorium

Profesi ini memiliki tingkat stres di rasio 53. Sementara, gaji tahunan mencapai US$ 94,35 ribu (Rp 1,2 miliar).

Pengamat politik

Profesi ini memiliki tingkat stres di rasio 60,8 dengan gaji tahunan US$ 104 ribu (Rp 1,4 miliar). Pengamat politik melakukan sejumlah studi mengenai latar belakang, perkembangan, dan operasional sistem politik suatu negara. Minimal pendidikan adalah S1 atau S2 bidang politik.

Pengembang perangkat lunak

Tingkat stres pekerjaan ini di rasio 65 dengan gaji tahunan mencapai US$ 99,53 ribu (Rp 1,3 miliar). Pekerjaan ini memintamu mengembangkan, menciptakan, dan memperbarui perangkat lunak komputer guna memudahkan pekerjaan masyarakat sehari-hari. Minimal kamu memiliki gelar S1 komputer.

Sumber : Smart-money

Selasa, 01 Desember 2015

Jenis Pekerjaan Terbaik di Masa Depan

By Billy Banggawan on 01 December 2015
A- A+
Dalam lintas generasi, generasi baby boomer dan Generasi X memiliki kehidupan yang sudah stabil. Sedangkan generasi Y sedang berjuang dalam kariernya saat ini. Kiplinger memberi beberapa jenis pekerjaan dengan peluang menjanjikan di masa depan.

Daftar ini berdasarkan 784 pekerjaan popular. Hasilnya, bukan hanya soal banyak jumlah lapangan kerja, juga potensi perkembangannya di masa depan.

Patologi wicara

Di Amerika Serikat (AS), patologi wicara atau terapis bicara menempati posisi pertama. Sebab, pekerjaan ini terus alami pertumbuhan dan menawarkan gaji tinggi. Potensinya, dari 2014 hingga 2024, permintaan untuk jenis pekerjaan ini diproyeksikan tumbuh 18,9% di AS.

Penyebabnya, makin banyak pasien alami sakit akibat penuaan dan jumlah anak-anak dengan gangguan bahasa, seperti gagap. Gaji tahunan pekerjaan ini mencapai US$70 ribu (Rp 933,2 juta).

Manajer pelayanan masyarakat

Pekerjaan yang tak sepenuhnya di bidang kesehatan ini bermanfaat untuk merawat manula. Generasi baby boomer akan mengandalkan pelayanan sosial, seperti panti jompo dan katering.

Bermodal gelar sarjana bidang sosial, perkotaan, administrasi publik, kamu bisa mendapat pekerjaan bergaji tahunan US$60 ribu (Rp 799,9 juta).

Analis sistem komputer

Analis sistem computer menjamin organisasi teknologi berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Kamu perlu gelar sarjana teknologi informasi atau computer untuk bisa berprofesi sebagai analis sistem komputer. Penghasilan tahunannya mencapai US$80 ribu (Rp 1 miliar).

Pengembang aplikasi

Profesi pengembangan analis sistem computer ini sangat mengandalkan komputer, ponsel pintar, dan kebutuhan rumah tangga maupun gaya hidup. Untuk menekuninya, kamu perlu miliki pendidikan formal, dan memahami bahasa komputer.

Gaji tahunannya mencapai US$90 ribu (Rp 1,19 miliar).

Suster atau perawat

Pekerjaan ini diprediksi menempati posisi kelima paling dicari di AS pada 2024. Di masa depan, dunia kesehatan akan fokus untuk pencegahan dan merawat populasi manula. Ini menjadi alasan peningkatan rumah sakit, klinik, hingga rumah pribadi.

Untuk menjadi perawat, kamu butuh gelar sarjana serta izin praktik. Pendapatan tahunan suster cukup menggiurkan, yakni mencapai US$66 ribu (Rp 879,9 juta).

Kamis, 26 November 2015

Pekanbaru krisis guru PNS

Wali Kota: Pekanbaru krisis guru PNS
Jumat, 27 November 2015 08:23 WIB - 1.981 Views

Pewarta: Netty Mindrayani/Vera Lusiana


Ilustrasi (ANTARA FOTO/Rahmad)

Pekanbaru (ANTARA News) - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau mengklaim mulai memasuki masa krisis tenaga guru yang berasal dari unsur Pegawai Negeri Sipil hingga 10 tahun mendatang, karena minimnya perekrutan calon pegawai negeri sipil di wilayah setempat.

"Ini kabar buruk, jumlah sekolah Negeri di Pekanbaru mencapai 517 sekolah dari SD hingga tingkat SLTA, dengan jumlah murid 189 ribu. Sedangkan guru 12 ribu orang," ungkap Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, di Pekanbaru, Jumat.

Firdaus menyebutkan dengan rasio yang ada sekarang saja, Pekanbaru sudah mulai kekurangan guru PNS di sekolah yang ada di Kota Pekanbaru. Apalagi 10 tahun mendatang, sementara proses pengangkatan tiap tahunnya minim.

Firdaus membeberkan data Dinas Pendidikan menunjukkan bahwa saat ini dari 12 ribu orang guru yang ada hanya 5.091 guru PNS sementara lebih kurang 7.000 lagi adalah guru honor.

"Dari 5.091 orang guru PNS itu, tercatat 51 % ada guru yang sudah berumur diatas 50 tahun, dan nyaris pensiun," bebernya.

Maka Firdaus memperkirakan hingga 10 tahun ke depan lebih dari 2.500 orang guru akan pensiun di Pekanbaru.

"Yang tinggal hanya 2.500 orang guru PNS lagi di Pekanbaru," tuturnya lebih rinci.

Jika jumlah yang tersisa ini dirata-ratakan dengan waktu hingga kini didapat sekitar 200-300 guru yang pensiun setiap tahun di Pekanbaru.

"Sementara pengangkatan CPNS dari tenaga guru hanya 10 persen dari jumlah itu. Dapat dibayangkan betapa besarnya persoalan pendidikan yang dihadapai ke depan nantinya," ujar dia.

Menyiasati hal itu, Firdaus mengatakan, Pekanbaru berupaya melobi pemerintah pusat agar dapat melakukan penerimaan CPNS.

"Pemko Pekanbaru tengah berjuang mendapatkan restu dari pemerintah pusat untuk dapat melakukan penerimaan CPNS terutama tenaga guru. Kendatipun saat ini pemerintah nasional telah menetapkan moratorium. Namun kami sedang berusaha," harapnya.

Bukan hanya itu di tempat yang sama Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru Edwar S Umar, mengakui fakta yang sama. Menurut dia, saat ini guru agama PAI di Pekanbaru hanya berjumlah 300 orang, sementara sekolah negeri dan Madrasah yang ada berjumlah 700 sekolah.

"Sama seperti yang disampaikan Walikota tadi, bahwa guru-guru agama kami ini juga sudah berusia 40 ke atas, sehingga dari waktu-waktu akan terus kita rasakan kekurangan tenaga guru di Pekanbaru," ujar Edwar menambahkan.
Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Mencari kerja

Bisnis.com, JAKARTA -- Sebagian besar mahasiswa usai lulus kuliah selalu bingung mencari pekerjaan yang tepat bagi jenjang kariernya.

Head of Human Capital-AVP Organization Development PT Federal International Finance (FIF), Arlien Virginia Jonathan mengatakan, hal pertama yang pertama yang perlu dilakukan agar sukses di dunia kerja adalah mengenali passion. Namun, passion tersebut harus memiliki tujuan dan berdampak bagi lingkungan atau orang lain.

 

"Jadi, mahasiswa yang sudah mau lulus pikirkan passion Anda dan artinya bagi masyarakat banyak. Bukan sekedar suka, tetapi harus ada tujuan supaya kita merasa teraktualisasi, puas dengan kehidupan kita," ucapnya dilansir dari laman Universitas Brawijaya (UB), Kamis (26/11/2015).

 

Dia mengungkapkan, passion bisa ditemukan melalui self assesment dengan membuat daftar aktivitas yang dilakukan dalam waktu seminggu. Tujuannya, yaitu menentukan mana yang kegiatan yang menghasilkan, disukai atau tidak disukai, dan persentase waktu yang dihabiskan.

 

"JK Rowling dulu sempat ditolak beberapa kali sebelum akhirnya sukses. Tidak ada yang instan. Ternyata sukses menunggu waktu. Passion bila tidak dikerjakan maka hanya menjadi mimpi," lanjutnya di hadapan ratusan mahasiswa Teknik Industri UB.

Langkah berikutnya dalam menentukan passion adalah menemukan tokoh panutan yang sesuai karakter. Dia menegaskan, fresh graduate harus bisa membedakan antara mimpi dengan passion.

Berikutnya, Arlien memaparkan bahwa setiap pelamar harus memperhatikan penampilan profil CV. Karena, dari situ perusahaan dapat melihat mana pelamar yang bersungguh-sungguh ataupun hanya bermain-main.

"Dari beribu-ribu CV yang saya terima, yang saya lihat dan perhatikan pertama adalah foto. Dari tampilannya bisa diketahui mana yang sungguh-sungguh dan asal-asalan," imbuhnya.

Selain penampilan CV, menurut dia, perusahaan sangat menghargai mahasiswa yang bekerja sambil kuliah. Selain itu, perusahaan membutuhkan karyawan yang bisa multi tasking dan memiliki kemampuan berbahasa asing.

Sedangkan tahap terakhir yang menentukan dalam pencarian kerja adalah proses wawancara. Arline menuturkan, terdapat tiga tahapan pada konteks wawancara, yakni pre-interview, the-interview, dan post-interview. Pre-interview, kata dia, merupakan proses di mana perusahaan menguji tingkat keseriusan pelamar atau minat pelamar terhadap pekerjaan.

"Dalam proses interview kami ingin mengenali apakah pelamar sesuai dengan value perusahaan. Ceritakanlah kemampuan Anda melalui pengalaman yang pernah dilalui," pungkasnya.

Pekerjaan idamaan warga Indonesia versi jobplanet

Berikut daftar lengkapnya:

1. PT Pertamina (Persero)

Pertamina dipilih 2.586 pengguna Jobplanet karena dinilai memberikan berbagai tunjangan serta gaji yang tinggi. Pertamina juga dinilai menawarkan kesempatan karir yang terbuka bagi para karyawan.

2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI)

Sebanyak 2.277 pengguna Jobplanet memilih BRI untuk mengikuti perkembangan perusahaan ini.  BRI dinilai memberikan gaji yang baik, jenjang karir yang jelas, serta tunjangan-tunjangan yang menarik untuk karyawan.

3. PT Bank Mandiri Tbk

Sebanyak 1.872 pengguna Jobplanet tertarik dengan Bank Mandiri. Berdasarkan penilaian para karyawan, Bank Mandiri merupakan tempat terbaik untuk belajar dan memulai karir di bidang perbankan. Suasana kerja di Bank Mandiri dinilai sangat kekeluargaan dan menyenangkan.

Selain memberikan gaji serta tunjangan yang menarik, perusahaan juga memberikan kesempatan bagi karyawan untuk berkembang dengan mengadakan program pelatihan.

4. PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

BCA dinilai memberikan tunjangan yang menarik dan tempat yang baik untuk belajar dan berkembang, karena punya pelatihan berkala bagi semua karyawan.

Perusahaan juga memberikan kesempatan promosi tanpa memandang senioritas. Hal yang tak kalah penting, perusahaan ini dinilai cukup memberikan keseimbangan antara hidup dan pekerjaan bagi karyawannya. 

Sebanyak 1.769 pengguna Jobplanet memilih BCA sebagai perusahaan idamannya.

5. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom)

Telkom dinilai sebagai perusahaan yang memperhatikan kesejahteraan karyawan, memiliki suasana kerja yang nyaman namun kompetitif.

Telkom juga dinilai sebagai tempat yang bagus untuk belajar dan menggali ilmu di bidang teknologi. Sebanyak 1.518 pengguna Jobplanet menyukai perusahaan ini.

6. PT Chevron Pacific Indonesia

Perusahaan multinasional yang bergerak di bidang energi ini disukai karena dinilai memberikan kesempatan bagi para karyawan untuk mengembangkan potensi karirnya melalui beragam pelatihan.

Selain memberikan gaji dan tunjangan yang menarik, Chevron juga dinilai memiliki suasana kerja yang nyaman. Sebanyak 1.234 pengguna Jobplanet tertarik dengan perusahaan ini.

7. PT Unilever Indonesia Tbk

Oleh para karyawannya, Unilever dinilai memiliki iklim kerja yang profesional, kompetitif, dan adil dalam penilaian kinerja.

Perusahaan ini juga memberikan gaji dan tunjangan yang sangat baik, serta memberikan penghargaan yang sesuai dengan kinerja karyawan.

Unilever juga memberikan kesempatan karir yang lebih baik bagi karyawan yang berprestasi. Unilever dipilih oleh sebanyak 911 pengguna Jobplanet.

8. PT Indofood Sukses Makmur Tbk

Perusahaan ini dinilai memberikan asuransi dan jaminan kesehatan yang sangat baik kepada para karyawan dan keluarganya, serta gaji yang baik sesuai dengan jabatan dan kinerja karyawan.

Indofood juga memberikan kesempatan bagi karyawan untuk berkarir dan mengembangkan potensi dirinya. Sebanyak 897 pengguna Jobplanet merasa tertarik dan ingin tahu lebih banyak mengenai Indofood.

9. PT Astra Honda Motor

Astra Honda Motor dinilai memberikan tunjangan-tunjangan yang sangat bagus bagi karyawannya, termasuk tunjangan transportasi, bonus tahunan, THR, serta jaminan kesehatan.

Lingkungan kerja di perusahaan juga dinilai menyenangkan. Kinerja karyawan dinilai setiap semester untuk memotivasi karyawan meningkatkan kinerja mereka dan mendapatkan promosi.

Sebanyak 863 pengguna Jobplanet tertarik dengan perusahaan ini.

10. PT Bank Negara Indonesia (BNI)

BNI dinilai sebagai perusahaan perbankan yang sangat bagus untuk mengawali karir di bidang pelayanan. Selain memberikan gaji yang bagus, perusahaan juga memberikan tunjangan serta bonus bagi karyawan.

Salah satu hal yang menjadi nilai tambah dari perusahaan ini adalah suasana kerjanya yang kondusif serta memberikan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan.

Sebanyak 785 pengguna Jobplanet tertarik dengan BNI.

Minggu, 22 November 2015

5 Pekerjaan Menjijikkan di Dunia


by Aprilia Lika   - 1 month ago

Anda benci pekerjaan Anda? Setelah melihat lima pekerjaan ini, mungkin Anda akan bersyukur karena pekerjaan Anda ternyata tidak buruk-buruk amat.

1. Pencium Ketiak

Menghirup aroma tak sedap dari badan orang lain di tempat umum saja sudah cukup membuat kita mual. Namun bagi beberapa orang yang bekerja sebagai tester di perusahaan produsen deodoran, mencium ketiak orang lain adalah tugas sehari-hari. Ini penting untuk memastikan deodoran mereka benar-benar berfungsi dengan baik.

2. Petugas Septic Tank
Kalau Anda pikir pekerjaan sedot WC saja sudah cukup berat, bayangkan apa yang harus dihadapi petugas septic tank. Merekalah yang bertanggung jawab memperbaiki jika ada saluran yang tersumbat, dan untuk melakukan ini, sering kali mereka harus masuk bahkan menyelam ke dalam penampungan kotoran. Ewww!

3. Inspektor Kotoran Hewan
Memang kesannya menjijikkan, namun lumayan banyak profesi yang mengharuskan pelakunya untuk mengecek kotoran hewan. Selain dokter hewan, sejumlah ahli biologi dan pekerja di pabrik pupuk pun melakukan ini secara rutin. Di pabrik pupuk, sang inspektur biasanya mengecek apakah kotoran hewa tersebut mengandung bakteri berbahaya seperti E.coli dan salmonella, sebelum akhirnya diproses menjadi pupuk.

4. Tester Makanan Kucing dan Anjing

Tentu tak semua makanan hewan perlu dites oleh manusia. Namun beberapa brand makanan premium untuk kucing dan anjing memiliki tester untuk memastikan produk mereka berkualitas dan enak, bukan hanya bagi si hewan berbulu kesayangan, tapi juga bagi pemiliknya.

5. Stimulator Hewan
Di sejumlah peternakan besar, pembuahan hewan terkadang dibantu lewat proses inseminasi buatan. Tentunya selain hewan betina dengan sel telur yang sehat, untuk menjalankan inseminasi buatan juga dibutuhkan sperma hewan jantan. Di sinilah peran stimulator hewan dibutuhkan, membantu si pejantan memproduksi sperma (if you know what I mean) untuk kemudian dikumpulkan dan diserahkan ke laboratorium.
Www. Qerja. Com

5 Pekerjaan Unik dengan Bayaran Tinggi


by Syahrina Pahlevi   - 4 days ago

Tahukah Anda bahwa ada orang yang dibayar hanya untuk memastikan bahwa tisu toilet Anda tidak berbau apapun? Yang menakjubkan adalah, penghasilan mereka mencapai 19.000 USD (270 juta rupiah) hingga 52.000 USD (720 juta rupiah) pertahun. Jangan salah, itu hanya satu dari sekian banyak pekerjaan aneh di dunia. Berikut ini lima pekerjaan unik di dunia dengan penghasilan tinggi yang akan membuat Anda menggelengkan kepala.

1. Penyelam Bola Golf


Foto: edition.cnn.com

Di lapangan golf biasanya selalu ada danau atau kolam buatan yang dipergunakan sebagai halang rintang bagi para pemainnya. Pasti banyak juga jumlah bola yang gagal melewati kolam. Pengelola lapangan golf biasanya akan membayar jasa penyelam untuk mengambil bola-bola yang tenggelam di dasar kolam tersebut. Bayaran yang didapatkan juga mencengangkan, seorang golfball diver bisa mendapatkan gaji antara 50,000 USD (700 juta rupiah) hingga 100,000 USD (1,4 milliar rupiah) pertahun.

2. Tester Seluncuran Air

Foto: www.firstchoice.co.uk

Bermain air di seluncuran raksasa di berbagai taman bermain di berbagai belahan dunia. Terdengar sangat menyenangkan, bukan? Tidak hanya pekerjaannya saja yang menyenangkan, tetapi penghasilannya juga. Seorang tester seluncuran air bisa mendapatkan penghasilan hingga 30.000 USD (420 juta rupiah) pertahunnya.

3. Tester Tempat Tidur


Foto:www.flickr.com

Pekerjaan yang satu ini sangat cocok untuk Anda yang mengaku memiliki hobi tidur. Pekerjaannya sangat mudah, yaitu memastikan bahwa tempat tidur yang akan dipasarkan nyaman saat ditiduri. Dengan pendapatan mencapai 53,000 USD (735 juta rupiah) pertahun, keluhan yang perlu Anda sampaikan pada perusahaan hanya saat Anda tidak bisa tidur pulas di atas tempat tidur produksi mereka.
 

4. Pencium Wangi Deodoran

Foto: mentalfloss.com

Saat Anda pergi ke supermarket, Anda bisa dengan mudah menemukan deodoran terpajang rapi di rak. Jangan salah, sebelum dipasarkan, ada orang yang bertugas menjadi pencium wangi deodoran tersebut. Menciumnya juga tidak sekadar mencium di botol produk, tetapi langsung di ketiak orang. Terdengar menjijikan, bukan? Tetapi jangan salah, penghasilan sorang pencium wangi deodoran bisa mencapai 35.000 USD (485 juta rupiah) pertahunnya. Berminat untuk mencoba?

5. Tester Makanan Hewan

Foto: surfviral.com

Siapa bilang makanan anjing atau kucing kesayangan Anda benar-benar hanya diperuntukkan bagi binatang saja. Perlu Anda ketahui, semua makanan yang dinikmati oleh hewan peliharaan sudah pernah dikonsumsi oleh manusia sebelum dilempar ke pasaran. Para pencoba makanan hewan harus bisa memastikan bahwa makanan tersebut memenuhi standar dan sesuai rasanya dengan yang tertulis di dalam label. Dalam hal pendapatan, seorang tester makanan hewan bisa menghasilkan hingga 40.000 USD (550 juta rupiah) pertahunnya.


Apakah Anda mengetahui pekerjaan aneh lainnya dengan bayaran yang menakjubkan? Silakan tuliskan di kolom komentar di bawah ini.

Alternatif Pekerjaan Sampingan bagi Mahasiswa

Raden Jihad Akbar
Senin, 23 November 2015, 10:36 WIB
VIVA.co.id - Tugas utama mahasiswa adalah belajar. Tapi, tanpa disadari banyak mahasiswa yang membuang waktu luangnya tanpa aktivitas berarti.

Sebagai mahasiswa, pernahkah terlintas di benak Anda untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Nah, kalau berminat, berikut ide untuk mendapatkan penghasilan tambahan ala mahasiswa yang mudah untuk dikerjakan:

Bisnis Online

Kamu bisa memanfaatkan media sosial untuk berjualan. Manfaatkan jaringan pertemanan kamu yang luas sebagai mahasiswa. Barang yang bisa ditawarkan antara lain baju, buku, makanan atau pernak-pernik.

Jual Pulsa

Selain belajar, hal yang paling sering dilakukan mahasiswa adalah berkumpul bersama teman. Baik untuk diskusi atau sekadar bermain bersama.
Manfaatkan kegemaran kamu berkumpul dengan berjualan pulsa. Cukup promosikan saja teman dan saudara bahwa kamu berjualan pulsa.

Baca juga: Pemborosan Waktu yang Sering Dihindari Orang Sukses

Guru Les

Cara Atur Keuangan di Usia 40
Menjadi guru les adalah pekerjaan lain yang bisa dilakukan mahasiswa. Cari mata pelajaran sekolah yang kamu kuasai seperti matematika, fisika, kimia atau bahasa asing.

Cara promosinya mudah. Tempelkan saja brosur atau selebaran penawaran les privat pada tempat-tempat strategis seperti sekolah atau perumahan.

Asisten Dosen

Kalau kamu termasuk mahasiswa pintar, tidak ada salahnya jangan cuma mengisi masa perkuliahan dengan rutinitas kuliah, makan, tidur. Cari peluang menjadi asisten dosen.

Pengalaman menjadi asdos ini akan melatih kepiawaianmu menghadapi orang lain dan juga bisa mempercantik portofoliomu saat sudah lulus nanti. Para dosen juga sering memiliki proyek pribadi. Biasanya, asisten dosen lah yang dipanggil untuk membantu kerja proyek tersebut.

Baca juga: Tujuh Langkah Efektif Atur Anggaran Bulanan

Pekerjaan Freelance

Kamu bisa bekerja secara freelance dalam berbagai macam event. Misalnya menjadi event organizer dalam acara konser, pertandingan basket anak SMA. Perluas lah jaringanmu untuk mendapatkan informasi pekerjaan ini.

© VIVA.co.id