Cari Blog Ini

Posting blogger lewat email

username.secretword@blogger.com
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Januari 2019

Gaya presiden jokowi rayakan tahun baru

5 Beda perayaan tahun baru Jokowi selama menjabat presiden

Brilio.net - Pergantian tahun menjadi momen yang paling ditunggu hampir sebagian orang di dunia. Pada momen ini, banyak orang yang menggelar berbagai acara untuk merayakan pergantian tahun. Dari mulai kumpul bersama teman-teman dan keluarga, sampai pesta kembang api.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga punya cara tersendiri dalam melewati pergantian tahun. Dilantik sebagai Presiden Indonesia sejak 2014 lalu, kepala negara yang akrab disapa Jokowi ini sudah melewati lima kali pergantian tahun di empat kota berbeda, yakni Solo, Papua Barat, Bogor dan Yogyakarta.

Meskipun tak menggelar acara khusus dalam rangka pergantian tahun, namun Presiden Jokowi selalu melewati momen pergantian tahun dengan cara berbeda. Seperti saat pergantian tahun 2018 ke 2019 lalu, Presiden Jokowi melewati tahun baru dengan menggelar makan-makan bersama karyawan istana dan Paspampres di Istana Bogor.

Tak ada resolusi khusus bagi Presiden Jokowi dalam menyambut 2019. Ayah tiga orang anak ini ingin melewati tahun 2018 dan menyambut tahun 2019 dengan rasa optimis. Dilansir brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (2/1), yuk intip lima beda perayaan tahun baru Jokowi selama menjabat sebagai Presiden Indonesia.

1. Tahun baru 2015 di Solo

Tahun baru 2015 dilewati Jokowi pertama kali dalam jabatan Presiden Indonesia. Presiden berusia 57 tahun ini melewati momen pergantian tahun di kediamannya di Solo, Jawa Tengah. Tak ada perayaan khusus yang digelar Jokowi di rumahnya. Selain melewati pegantian tahun baru, Jokowi juga melakukan peninjauan di Pasar Klewer yang dilalap si jago merah empat hari menjelang tahun baru.

2. Tahun baru 2016 di Papua

Jika tahun baru 2015 dilewati Jokowi di Solo, Jawa Tengah, maka berbeda dengan perayaan tahun baru 2016. Presiden RI ke-7 ini merayakan pergantian tahun baru 2016 bersama warga Papua Barat. Jokowi menghadiri pesta rakyat dimeriahkan penyanyi Edo Kondologit yang digelar di Pantain Waisai, Raja Ampat.

Melalui akun Twitter resminya, Jokowi mengunggah potret sederhananya dengan sarung dan kemeja putih lengan panjang saat menikmati sunset pertama di tahun 2016 di Raja Ampat, Papua.

3. Tahun baru 2017 di Bogor

Melewati dua kali pergantian tahun di luar kota, tahun baru 2017 dilewati Jokowi di Istana Negara, Bogor, Jawa Barat. Tak ada acara yang digelar Jokowi di Istana. Sambil mengenakan pakaian sederhana seperti sarung dan kaus lengan panjang, Jokowi duduk di halaman istana untuk menikmati cahaya kembang api.

Aktivitas sederhana tersebut diunggah Jokowi melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya tersebut, Jokowi menginformasikan jika dirinya melewati momen pergantian tahun di rumah saja.

4. Tahun baru 2018 di Yogyakarta

Jika pergantian tahun 2017 dilewati Jokowi di Istana Bogor, maka pergantian tahun 2018 dilewati Jokowi di Istana Kepresidenan Yogyakarta. Selain untuk melewati pergantian tahun, kedatangan Jokowi ke Yogyakarta juga blusukan guna meninjau kegiatan ekonomi di Yogyakarta.

Meskipun memboyong seluruh anggota keluarganya, namun tak ada perayaan khusus yang digelar Jokowi. Pada malam pergantian tahun, Jokowi melalukan interaksi dengan para pengunjung Malioboro yang sudah menunggu di halaman Gedung Agung sejak sore hari.

5. Tahun Baru 2019 di Bogor

Di malam pergantian tahun baru 2019 ini, Jokowi melewati dengan berkumpul bersama para karyawan istana dan Paspampres di Istana Bogor. Acara kumpul bersama tersebut diisi dengan makan malam bersama di halaman Istana Bogor dengan menikmati makanan seperti sate, bakmi dan wedang ronde dari angkringan.

Ditemani sang anak bungsu, Kaesang Pangarep, Jokowi tampil sederhana dengan sarung dan kemeja putih yang dibalut jaket hitam. Meskipun tak ada pesta kembang api, namun Jokowi tetap bisa menikmati pesta kembang api dari balik tembok Istana Bogor.

Selasa, 01 Januari 2019

Astaga ! Tiga perusahaan seluler bangkrut di akhir tahun 2018

Kominfo Minta Bolt Kembalikan Hak Pelanggan Secepatnya

Kominfo resmi mencabut frekuensi 2,3 GHz untuk Bolt. Kominfo meminta PT Internux dan PT First Media untuk segera mengembalikan hak pelanggan yang masih ada maksimal Januari 2019.

Khartika Nur Atikah / M. Ramdoni - 20DETIKJumat, 28 Des 2018 15:48 WIB

Kominfo Tutup Frekuensi Radio untuk Bolt

Kominfo resmi menutup pita frekuensi radio 2,3 GHz untuk PT. Internux, PT. First Media Tbk, dan PT.Jasnita Telekomindo. Ketiga operator tersebut tidak memenuhi kewajiban membayar hingga layanan dicabut.

Khartika Nur Atikah / M. Adrian - 20DETIKJumat, 28 Des 2018 14:58 WIB

Tiga perusahaan beku operasi mulai januari 2019
1. Internux. Operator seluler merek Bolt.
2. First media. jaringan TV kabel.
3. Jasnita telekomunindo.  adalah penyedia jasa internet broadband kecepatan tinggi

Jumat, 04 Desember 2015

Rencana Tiga golongan sim C

Polri berencana membagi sim c menjadi tiga golongan

Kategori SIM C akan dibagi menjadi tiga, yaitu
SIM C Umum (0-250 cc),
SIM C1 (250-500 cc),
SIM C2 (500 cc ke atas).

Rencana berlaku April 2016

Selasa, 08 September 2015

Penyewa bunuh pemilik rumah kos

JAKARTA (Pos Kota)- Sepasang suami-istri diburu Polsek Tebet. Keduanya diduga kuat terlibat pembunuhan wanita tua di tempat kos  Jalan Tebet Utara 1, Jakarta Selatan, Kamis (3/9) petang.

Kanit Reskrim Polsek Tebet, Iptu Mudiran menuturkan, dari keterangan beberapa saksi didapat informasi bahwa Suprapti  sering bertengkar  dengan suami-istri yang menyewa kos-kosan milik korban. “Menurut saksi, korban dengan penghuni kos-kosan sering bertengkar,” kata Iptu Mudiran saat dihubungi poskotanews.com

Diduga pembunuhan terjadi karena pemilik kos menagih uang kos. Polisi semakin yakin suami-istri sebagai pelaku. Sebab setelah Suprapti ditemukan tak bernyawa oleh suaminya Paidi, pedagang es kelapa,  tiba-tiba suami-istri itu menghilang.

Informasi yang diperoleh sebelum kejadian, warga juga melihat ada dua orang yang kabur dari lokasi kejadian.

Menurut Iptu Mudiran, saat ditemukan tewas, di tubuh  Suprapti ditemukan  tujuh luka. Korban  dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna dilakukan visum dan sudah dimakamkan oleh keluarga Jumat. “Ada tujuh luka tusukan, ada di bagian dada sebelah kanan sampai ke lambung dan kepala,” ujarnya.

Dari tempat kejadian, polisi menyita  beberapa barang bukti seperti benda tajam dan benda tumpul, pintu rumah korban pun rusak akibat tercongkel yang diduga dilakukan oleh pelaku. “Di lokasi terdapat gunting dan batu bata, diduga itu yang digunakan pelaku untuk membunuh,” tambah Iptu Mudiran.(PNJ-14)

Mogok di jalan, mobil ditinggalkan pencuri


SERANG (Pos Kota) – Dua petugas PJR Induk Serang Timur Bripka Novsel Sopian dan Brigadir Anjar Supriyanto mengamankan mopbil A 1879 AQ tak jauh dari gerbang Cikupa, Tol Tangerang – Merak, Selasa (8/0). Kendaraan curian itu ditinggal pelaku saat mogok menjelang gerbang tol.

Belakangan diketahui kendaraan mobil Avanza itu milik Widodo, 48, warga Serang. “Ternyata kendaraan itu dicuri Rabu (2/9) dari halaman rumah korban,” ungkap Kepala Induk PJR Serang Timur, Kompol Aditya Galayudha, Selasa (8/9).

Menurutnya, temuan kendaraan itu berawal ketika mobil curian ini mati mesin saat pengemudi akan membayar di tol gate 8 gerbang Cikupa. Petugas Pultol PT Marga Mandalasakti melihat seorang pria keluar dari kendaraan dan memberitahu kepada petugas pultol akan memberitahu rekannya.

“Setelah ditunggu selama 30 menit, ternyata pengemudi tak kunjung kembali,” ujarnya. “Karena pengemudi tak kunjung datang, petugas pultol kemudian melaporkan kejadian itu melalui pesawat radio.”

Mendapat laporan ada mobil mogok, lanjut Aditya, Bripka Novsel Sopian dan Brigadir Anjar Supriyanto yang kebetulan sedang patroli langsung mendatangi lokasi. “Petugas kami langsung melakukan cek fisik kendaraan. Diketahui, mesin tidak hidup dan tidak ada kunci kontak namun lubang kunci kontak dalam kondisi rusak,” lanjutnya.

Dicurigai mobil tersebut merupakan hasil kejahatan, petugas PJR langsung mengamankan kendaraan itu ke Markas PJR Induk Serang Timur, sementara petugas lainnya bergerak melakukan pencarian pelaku dengan menyisi lokasi pelaku kabur. Namun setelah dilakukan penyisiran pelaku tidak ditemukan.

“Setelah koordinasi, ternyata korban sudah melaporkan ke Mapolres Serang. Untuk proses selanjutnya, kendaraan tidak bisa saya serahkan kepada korban. Sesuai aturan hukuk kendaraan kita serahkan kepada penyidik,” terang Aditya didampingi Aiptu Ronald Pardede, penyidik reskrim Polres Serang.

Sementara itu, Cahyaningsih, 35, isteri Widodo menceritaan kendaraanya dicuri saat parkir di depan rumah. Korban sempat mengetahui dan berusaha mengejar saat pelaku membawa kabur mobilnya. “Ngejarnya pake kaki sambil teriak, mobil engga bisa ke kejar,” kata Cahyaningsih ditemui saat Kepala Induk PJR menyerahkan kendaraannya miliknya. (haryono)

Kamis, 09 April 2015

Branchless banking Laku Pandai

Peluang Usaha; Nasabah Merangkap Agen Bank

Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiono

, 09 Apr 2015 | 11:35 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Amril Iskandar tak pernah bermimpi bekerja di industri jasa keuangan. Dalam 10 tahun terakhir, ia mencari peruntungan dari kios isi ulang pulsa miliknya di Pasar Burung-Burung, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Dus, ketika seorang karyawan Bank Mandiri menyambangi kiosnya dan menawarkan kesempatan menjadi agen layanan branchless banking, ia tak langsung mengiyakan. Maklum, konsep bank tanpa kantor tak pernah ada di benaknya sebelumnya.

Sebagai penjual pulsa telepon seluler, dia sehari-hari hanya melayani pembeli, bukan orang yang mau menabung dan mengambil uang. “Awalnya saya ragu. Tapi setelah dijelaskan secara detail, akhirnya saya mau,” kata Amril, yang sejak sebulan terakhir ini resmi menjadi agen TabunganMu.

Pengalaman serupa dialami Hamsinah, warga kampung Mandala di pesisir pantai Jayapura, Papua. Suaminya, Rasli, tercatat sebagai debitur di Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dari kredit pertama sebesar Rp 15 juta, kemudian ditambah menjadi Rp 50 juta, dan terus ditambah lagi hingga sekarang.

Pada saat penambahan kredit itulah, pria berusia 43 tahun ini ditawari BRI untuk menjadi agen BRILink. Namun, Rasli tidak berminat. Saat tawaran kedua datang, dia menyampaikan kepada istrinya. Nah, perempuan berusia 37 tahun inilah yang akhirnya berinisiatif menjadi agen, dan mendapat persetujuan dari BRI.

Pekerjaan sebagai agen bank seperti yang dilakoni Amril dan Hamsinah memang tergolong masih baru. Maklum, layanan yang sebelumnya disebut layanan keuangan digital (LKD) itu baru mulai diperkenalkan bank pada awal 2014.

Lalu, di pengujung Maret lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi meluncurkan program Layanan Keuangan Tanpa Kantor (Laku Pandai). Ini program keuangan inklusif yang memungkinkan masyarakat membuka rekening tabungan, menabung, dan menarik dana melalui perantara agen dan tanpa kantor bank.

Selain tabungan, Laku Pandai juga memungkinkan pemberian kredit kepada nasabah mikro dan penjualan produk keuangan lain, seperti asuransi mikro. Namun, bank pelaksana Laku Pandai saat ini baru memberikan layanan tabungan.

Untuk menjadi agen, OJK menetapkan beberapa persyaratan. Di antaranya, terdaftar sebagai penduduk setempat dan memiliki kegiatan usaha sebagai sumber penghasilan utama. Selain itu, agen Laku Pandai mesti memiliki kemampuan, kredibilitas, reputasi, dan integritas yang baik.

Tak cuma itu, bank pelaksana Laku Pandai juga menerapkan syarat tambahan. Adapun syarat umum menjadi agen BRILink adalah penduduk setempat yang telah dikenal baik oleh masyarakat dan dipercaya bank. Kedua, memiliki usaha utama yang telah berjalan minimal dua tahun dengan lokasi usaha tetap.

Ketiga, memiliki rekening tabungan atau giro BRI yang dilengkapi kartu ATM/debit. Selain itu, menempatkan sejumlah dana pada rekening tabungan atau giro untuk keperluan transaksi.

Nah, agen akan mendapatkan plafon transaksi sesuai dengan jumlah dana yang disimpan di BRI. Jika agen adalah nasabah kredit, seperti Rasli, ada syarat tambahan, yaitu, tidak boleh mengalami keterlambatan pembayaran cicilan kredit selama enam bulan terakhir.

Risiko menjadi agen

Agen Laku Pandai nantinya akan mendapat imbalan. Besaran fee dan jenis transaksi berbeda-beda di setiap bank. Sukarman, agen BRILink di Jayapura, Papua menyebut, ia mendapatkan fee administrasi sebesar Rp 2.500 per transaksi dari setiap transaksi pembayaran listrik pasca bayar atau pembelian pulsa listrik prabayar. Sementara dari penjualan pulsa telepon seluler, pria berusia 69 tahun ini memperoleh fee Rp 2.000 untuk setiap pembelian pulsa senilai Rp 50.000.

Nah, sejak BRI meluncurkan produk tabungan, penghasilan Sukarman pun bertambah. Meski baru berjalan beberapa hari, sudah beberapa warga sekitar toko kelontongnya di Jalan Tugu 1, Jayapura, yang membuka rekening tabungan. “Kalau tarik tunai, saya dapat fee Rp 1.000. Tapi kalau setor tunai tidak ada,” katanya.

Sementara agen BTPN Wow mendapatkan fee sebesar 4% dari setiap transaksi, misalnya tarik tunai. Namun, kata Direktur Kepatuhan BTPN, Anika Faisal, agar tidak memberatkan nasabah maka maksimal fee dibatasi Rp 7.500.

Pedagang yang menyambi sebagai agen BTPN Wow juga bisa memperluas usahanya. “Kalau orang beli pulsa di gerai pedagang yang juga agen BTPN, sisa uangnya bisa langsung ditabung,” kata Anika.

Mukhlis Jamaluddin juga mengaku tertarik menjadi agen Laku Pandai besutan Bank Mandiri lantaran fee yang ditawarkan. Pedagang sembako di Pasar Burung-Burung, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ini mengantongi fee sebesar Rp 5.000 dari setiap orang yang mendaftar sebagai nasabah tabungan Bank Mandiri.

Meski begitu, bukan perkara mudah untuk meyakinkan pedagang lain dan pengunjung tokonya agar mau menjadi nasabah tabungan. Salah satu penyebabnya adalah nasabah tidak mendapatkan buku tabungan fisik yang lazim diberikan bank reguler dan transaksi dilakukan lewat ponsel.

Cara semacam ini masih asing di kalangan pedagang dan pengunjung Pasar Burung-burung. “Kalau pada ibu-ibu, harus berkali-kali meyakinkannya. Kalau untuk yang masih muda, lebih mudah,” kata Mukhlis.

Selain itu, pola bisnis ini mengandung risiko, terutama menyangkut aksi kejahatan. Si agen yang harus menghadapi risiko tersebut. Maklum, agen bakal memegang uang tunai ketika melayani transaksi pembelian pulsa listrik dan ponsel, transfer uang, dan setoran tabungan. Sementara bank tidak menghadapi risiko kehilangan uang lantaran transaksi keluar masuk uang akan didebit atau dikredit dari rekening milik si agen di bank tersebut.

Untuk menghadapi risiko itu, Sukarman punya cara sendiri. Jika transaksi pada hari itu ramai, ia akan segera menambah saldo rekeningnya dengan cara menyetor uang tunai hasil transaksi. Untungnya, kantor BRI hanya berjarak 2 kilometer–3 kilometer dari warungnya. Jadi, “Sehari saya bisa dua–tiga kali ke bank,” katanya.(Oginawa R Prayogo/ Syamsul Ashar/Tedy Gumilar)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Kontan

Selasa, 06 Januari 2015

Kyai Indonesia yang pernah skandal zina

KH. Zainuddin MZ
KH. Aa gym atau Gymnastiar
H. Rhoma Irama

Sumber:  berbagai surat kabar nasional.

Selasa, 02 Desember 2014

Jokowi naikkan BBM

Daftar kenaikan BBM 2014

Jenis ---awal --- menjadi -- naik
Bensin --- 6.500 --- 8.500 --- 2.000

Solar----- 5.500 ---- 7.500 --- 2.000

Senin, 01 Desember 2014

Daya beli petani melorot, hidup makin susah

Bisnis.com, JAKARTA - Nilai Tukar Petani (NTP) nasional November 2014 sebesar 102,37 atau turun 0,49%  dibanding NTP bulan sebelumnya.

Penurunan NTP, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Senin (1/12/2014),  dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik 0,81%  lebih rendah dibanding  kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 1,30%.

NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari  produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin  tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani.

Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan di 33 provinsi di Indonesia pada November 2014, NTP secara nasional turun 0,49% dibandingkan NTP Oktober 2014, yaitu dari  102,87 menjadi 102,37. Penurunan NTP pada November 2014 disebabkan kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan kenaikan indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga  maupun untuk keperluan produksi pertanian.

Pada November 2014, NTP Provinsi Kepulauan Riau mengalami penurunan terbesar (2,02%) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Maluku Utara mengalami kenaikan tertinggi (0,24%) dibanding kenaikan NTP provinsi lainnya.

Pada November 2014 terjadi inflasi perdesaan di Indonesia sebesar 1,49%  disebabkan oleh naiknya indeks seluruh kelompok konsumsi.

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional November 2014 sebesar 107,38 atau turun 0,04%  dibanding NTUP bulan sebelumnya.

Inflasi November 1,5 persen, hidup rakyat makin susah

Editor : Nurul Qomariyah
Rimanews - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat
inflasi November 2014 sebesar 1,5 persen. Dalam
catatan BPS, bulan November biasanya terjadi
inflasi cukup rendah bahkan terjadi deflasi. Namun,
adanya kenaikan harga BBM mulai 18 Oktober
membuat pergerakan inflasi mengalami anomali.
Kenaikan harga BBM membuat November 2014
terjadi inflasi hingga 1,5%. Dalam catatan BPS, pada
tiap November biasanya inflasi sangat rendah,
bahkan pada November 2009 lalu mengalami deflasi
0,03 persen. November 2010 inflasi tercatat
sebesar 0,6 persen, November 2011 sebesar 0,34
persen, November 2012 sebesar 0,07 persen, dan
pada November 2013 inflasi tercatat 0,12 persen.
“November biasanya deflasi, maka inflasi pun
sedikit,” kata Kepala BPS Suryamin dalam
konferensi persnya, Senin (1/12).
Namun, Suryamin mengatakan bahwa jika
dibandingkan dengan setelah kenaikan harga BBM
pada Juni 2013 lalu, inflasi November ini cukup
terkendali. BPS menilai waktu kenaikan harga BBM
tahun ini sangat tepat.
“November belum kena dampak seluruh hari. Harga
12 hari terakhir saja yang harga baru. 18 hari
pertama masih harga Rp 6.500 (premium). Ini
menunjukkan timing kenaikan harga BBM penting
diperhatikan, terbukti inflasi November 2014
rendah,” tambahnya.
Untuk inflasi tahun kalender dari Januari hingga
November mencapai 5,75 persen, atau lebih tinggi
dari target APBN-P 2014 yang sebesar 5,3%.
Sementara laju inflasi tahun ke tahun (YoY) sebesar
6,23 persen, inflasi komponen inti November 2014
sebesar 0,4 persen, dan inflasi inti tahun ke tahun
sebesar 4,21 persen.
Sebanyak 82 kota IHK seluruhnya mengalami
inflasi, karena dampak kenaikan BBM sudah
tergambar. Inflasi tertinggi terjadi di Padang
sebesar 3,34 persen, dan inflasi terendah ada di
Manokwari 0,07 persen.
Menurut kelompok pengeluaran, inflasi bahan
makanan pada November 2014 tercatat cukup tinggi
sebesar 2,15 persen. Suryamin menambahkan,
inflasi tahun kalender untuk kelompok bahan
makanan tercatat mencapai 7,12 persen,
sedangkan inflasi bahan makanan dari tahun ke
tahun (YoY) sebesar 7,97 persen.
“Ini walaupun menghasilkan inflasi 1,5 persen
(cukup rendah), tapi komoditi bahan makanan harus
hati-hati,” katanya.
Inflasi pada kelompok makanan jadi, minuman,
rokok dan tembakau pada November 2014 tercatat
0,71 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, gas,
dan bahan bakar sebesar 0,49 persen, kelompok
kesehatan inflasi 0,43 persen. Sedangkan kelompok
pendidikan, rekreasi, dan olahraga inflasi 0,08
persen.
Kelompok sandang mengalami deflasi 0,08 persen
karena harga emas perhiasan (turun). Kelompok
tranportasi, komunikasi dan jasa keuangan
mengalami inflasi 4,29 persen.
Lebih lanjut dia menjelaskan, menurut
komponennya, inflasi umum November 2014
tercatat sebesar 1,5 persen, inflasi komoditi inti
sebesar 0,4 persen, inflasi akibat harga yang diatur
pemerintah sebesar 4,2 persen, dan harga
bergejolak sebesar 2,37 persen.
Inflasi energi yang terbentuk dari kenaikan harga
bensin, solar, listrik, serta LPG sebesar 6,27
persen.
Sementara itu inflasi tahun ke tahun (YoY) menurut
komponennya tercatat inflasi umum sebesar 6,23
persen. Inflasi komponen inti YoY sebesar 4,21
persen yang menunjukkan bahwa fundamental
ekonomi masih cukup baik.
“Inflasi komponen inti masih di bawah inflasi
umum,” kata Suryamin.
Inflasi tahun ke tahun harga diatur pemerintah
cukup tinggi mencapai 11,39 persen, inflasi harga
bergejolak sebesar 7,06 persen, sementara inflasi
YoY komponen energi mencapai 15,85 persen.
Update : Nula
Sumber : Rimanews

Senin, 24 November 2014

Ekspansi Perbankan Melambat Akibat Kenaikan BI Rate


25 November 2014 12:42 WIB

Ryan Kiryanto
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ekspansi perbankan pada 2014 dinilai melambat menyusul kenaikan BI rate pada level 7,75 persen. Pertumbuhan kredit melemah diperkirakan pada tingkat 13,5 persen dibanding pertumbuhan kredit pada 2013 yang mencapai 19 persen.

Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia (BNI) Ryan Kiryanto, mengatakan pertumbuhan kredit pada 2014 yang mencapai 13,5 persen, lebih rendah dari arahan BI pada level 15-17 persen. Sementara pertumbuhan dana pihak ketiga mencapai 13 persen, di bawah target BI pada level 14-16 persen.

"Asumsinya jumlah kantor cabang berkurang atau jumlahnya sama atau ada realokasi," kata Ryan saat dihubungi Republika, Selasa (25/11). Menurutnya, kinerja perbankan tahun ini relatif melemah daripada 2013.

Pelemahan itu disebabkan perekonomian domestik yang sengaja diperlambat dengan kenaikan BI rate untuk mencegah inflasi. Serta faktor global pelambatan ekonomi Cina dan Eropa yang berdampak ke perekonomian Indonesia.

"Secara umum permintaan kredit mengikuti kegiatan ekonomi, kalau ekonomi melemah permintaan melemah, Tahun ini kenaikan BBM dilakukan, pengusaha tidak ekspansi, pertumbuhan kredit tetap tumbuh tapi melemah," jelasnya.

Pertumbuhan ekonomi sampai akhir tahun diperkirakan melambat hanya mencapai sekitar 5,0 atau 5,1 persen, daripada 2013 yang mencapai 5,8 persen.

Sementara, dampak kenaikan harga BBM bersubsidi sekitar 33 persen terhadap inflasi langsung dan tidak langsung diprediksi sekitar 2,3 persen. "Inflasi pada akhir tahun berada di kisaran 7,3-7,8 persen,"
imbuhnya.

Ryan memprediksi ekspansi perbankan pada 2015 jika mengacu pada target Gubernur BI Agus Martowardjojo, pertumbuhan kredit diarahkan naik pada level sekitar 15-17 persen. Sementara pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) diarahkan 14-16 persen. Pertumbuhan kredit dan DPK diarahkan untuk mengejar pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4-5,8 persen pada 2015.

Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Rep: C87
Komentar [] | facebook | twitter

Rabu, 12 November 2014

Mulai Desember, motor dilarang masuk HI

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.

Minggu, 02 November 2014

Bojan Djordjic: Sir Alex Ferguson Manajer Terbaik


Adhe Makayasa0
2 Nov 2014 13:47:47
Djordjic mengagumi Sir Alex yang dinilai memiliki kemampuan untuk menghadirkan suasana kekeluargaan ke dalam klub.

Mantan pemain Manchester United, Bojan Djordjic, menyebut Sir Alex Ferguson sebagai manajer terbaik.

Djordjic pernah bermain untuk United usai didatangkan dari Brommapojkarna pada 1999 dan membuat dua penampilan di tim senior sebelum hengkang ke Glasgow Rangers enam tahun berselang.

Meski namanya kurang ternama saat masih membela Setan Merah, Djordjic tak lantas lupa akan kekeluargaan yang berhasil diciptakan mantan mentornya tersebut di Old Trafford.

“Alex Ferguson merupakan manajer terbaik yang pernah saya dapatkan dalam hal bagaimana ia bekerja dengan pemain dari usia 16 tahun hingga senior,” ujar Djordjic kepada Sky Sports News.

“Dia tak sungkan untuk mendatangi para pemain muda di kediamannya bersama istrinya atau di tempat latihan pada pagi hari. Bahkan dia juga selalu menanyakan keadaan para pemain.

“Dia bisa menyebutkan nama orang tua Anda dan kakek Anda, itulah dia,

Senin, 22 September 2014

Listrik Pulau Sabira terbatas, tidak kuat nyalakan komputer


Reporter : Dharmawan
Sutanto
Merdeka.com - Kehidupan di Pulau Sabira memang
jauh dari perkotaan, itu sebabnya tidak
mengherankan bila susahnya sinyal dan tidak
adanya aliran listrik PLN di Pulau berjuluk Penjaga
Utara tersebut.
Mengenai minimnya listrik, penduduk di Pulau
Sabira hanya mengandalkan Pembangkit Listrik
Tenaga Diesel (PLTD) dan Pembangkit Listrik
Tenaga Surya (PLTS) yang diperuntukkan silih
berganti saat matahari terbit dan terbenam.
Salah seorang warga Pulau Sabira, Acok Ramli (47)
mengatakan, penduduk Pulau Sabira sejak tahu
1990-an memang sudah bisa menikmati listrik
dengan bantuan dari berbagai pihak. Sebelumnya
Pulau Sabira bagaikan hutan tidak mempunyai
penerangan dan minimnya jumlah penduduk.
"Alhamdulillah sudah ada listrik, kalau pagi dan
siang hari listrik memakai PLTS, sedangkan kalau
malam hari pakai PLTD. Tapi kalau musim hujan
kacau listrik di sini bahkan sering mati," ujar Acok
kepada wartawan di lokasi, Jumat (19/9).
Selain itu, Ucok mengungkapkan, dari segi
pembayaran penduduk Pulau Sabira
menyetorkannya kepada ketua RW. Ada membayar
per hari ada pula yang membayar per bulan.
"Penduduk di sini bayar sehari Rp 1000 sampai Rp
1500 per hari, ada pula yang bayar Perbulan Rp 20
ribu sampai Rp 30 ribu. Nanti yang kumpulin bu RW
dan langsung menyetor kepada petugas yang
memberikan PLTS dan PLTD," tandasnya.
Minimnya listrik di Pulau Sabira ternyata juga
berimbas kepada terganggunya fasilitas sekolah SD
dan SMP Sekolah Satu Atap 02 Pulau Sabira.
Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pendidikan Kepulauan
Seribu, Yanto Siregar mengatakan, tak adanya
fasilitas laboratorium komputer tidak terlepas dari
minimnya pasokan listrik di Pulau tersebut.
"PLTD dan PLTS tidak mampu menopang beban
listrik untuk penggunaan komputer, kalau
dipaksakan listrik di sana akan turun. Lain hal kalau
pasokan listrik di sana sudah menggunakan PLN
(Perusahaan Listrik Negara)," tandasnya.
"Jadi, saya tekankan tidak ada pembeda sarana
dan prasarana di sekolah yang di pulau dengan di
darat, semuanya sama. Hanya kami melihat dari
asas manfaatnya, bahwa keberadaan laboratorium
komputer belum bisa diterapkan di sana karena
masalah pasokan listrik," pungkas Yanto.

Minggu, 14 September 2014

China Lahirkan 40 Ribu Orang Kaya Baru


   

  Nurseffi Dwi Wahyuni
EKONOMI · 14 Sep 2014 22:09

Liputan6.com, Beijing - China menciptakan 40 ribu jutawan baru pada tahun lalu sehingga total orang kaya di negara itu menembus 1,09 juta orang. Menurut Hurun Research Institute, para para jutawan itu memiliki kekayaan pribadi sebesar 10 juta yuan atau setara US$ 1,6 juta.

Sedangkan jumlah orang di China yang memiliki kekayaan senilai 100 juta yuan atau US$ 16 juta, meningkat sebesar 2.500 orang menjadi 67 ribu orang. 

Dikutip dari CNBC, Minggu (14/9/2014), angka itu tumbuh 3,8 persen atau naik tipis dari tahun sebelumnya 3 persen. Namun, angka itu hanya setengah dari tingkat pertumbuhan ekonomi pada 2010 dan 2011, yang menunjukkan terjadinya perlambatan ekonomi China.

Imbas dari perlambatan ekonomi terhadap para jutawan di China ditunjukkan dengan menurunnya penjualan barang mewah mulai dari jam tangan, anggur, tas hingga lamborghini. Namun Kepala Riset hurun, Rupert Hoogewerf menyatakan, pertumbuhan jutawan di Negeri Tirai Bambu ini masih solid.

"Meski kami melihat dar perlambatan dalam pengeluaran, tapi uang masih sangat banyak di sana," kata Hoogewerf.

Laporan itu mengatakan 55 persen dari jutawan pemilik bisnis swasta. Satu dari lima orang adalah eksekutif senior di perusahaan besar dan 15 persen terdaftar sebagai investor real estate. Hanya 10 persen yang digambarkan sebagai investor pasar saham profesional atau mereka yang sumber penghasilan utamanya adalah saham dan investasi keuangan.

Beijing dan Guangdong memiliki paling banyak jutawan dengan jumlah masing-masing 192 ribu dan 180 ribu orang. Kemudian diikuti oleh Shanghai dengan 159 ribu jutawan. Namun Shanghai memiliki pertumbuhan jutawan tercepat dengan mencetak 12 ribu jutawan baru pada 2013. Beijing dan Guangdong masing-masing menambah 8.000 jutawan, dan Shenzhen menambahkan 4.000 orang kaya.

Memperkirakan kekayaan pribadi orang di Cina adalah tugas yang sulit, mengingat kurangnya transparansi dan kekayaan tidak dilaporkan dan pendapatan. Hurun Report mengatakan menggunakan pendekatan bottom-up dan top-down, dengan melihat penjualan barang mewah,  volume penjualan mobil mewah, pajak penghasilan, dan modal terdaftar perusahaan. Riset ini juga menggunakan ukuran produk domestik bruto dan produk nasional bruto. (Ndw)

 *Bagi Anda yang ingin mengikuti simulasi tes CPNS dengan sistem CAT online, Anda bisa mengaksesnya di Liputan6.com melalui simulasicat.liputan6.com. Selamat mencoba!

Credits: Nurseffi Dwi Wahyuni

Sabtu, 13 September 2014

FAO: Harga Pangan Agustus Turun ke Level Terendah Sejak 2010

 
EKONOMI · 13 Sep 2014 16:42

Liputan6.com, Ghana - Organisasi Pangan Dunia (FAO) menyebutkan indeks harga pangan bulanan turun pada Agustus. Ini merupakan bulan kelima terjadinya penurunan dan mencapai level terendah dalam 4 tahun, sejak September 2010.

Indeks rata-rata pangan pada agustus tercatat mencapai 196,6 poin, turun 7,3 poin (3,6 persen) dari bulan Juli. Harga untuk semua komoditas yang diukur dengan indeks merosot tajam kecuali daging.

Menurut laporan FAO, melansir laman Ghana News Agency, Sabtu (13/9/2014), penurunan indeks dipimpin produk susu dengan rata-rata 200,8 poin pada bulan Agustus, turun 25,3 poin (11,2 persen) dibandingkan Juli dan 46,8 poin (18,9 persen) dibandingkan dengan tahun lalu. Ini merupakan hasil dari pasokan berlimpah untuk ekspor ditambah dengan penurunan permintaan impor.

George Kourous, FAO Media Relations di Roma mengatakan kebijakan Rusia melarang impor susu masuk ke negaranya pada awal bulan telah membantu menekan harga.

Sementara berkurangnya impor susu bubuk China (importir terbesar di dunia) juga memberikan kontribusi terhadap ketidakpastian pasar.

Sementara indeks harga FAO untuk sereal rata-rata 182,5 poin pada bulan Agustus, turun 2,8 poin (1,5 persen) dari bulan lalu dan 24,2 poin (11,7 persen) dibandingkan Agustus 2013.

Rekor lain untuk produksi gandum, harga biji-bijian pokok yang tercatat terus meluncur turun pada bulan Agustus, mencapai nilai terendah sejak Juli 2010.

Dikatakan pula, kondisi pertumbuhan daerah penghasil utama, ditambah dengan pasokan yang berlimpah,membuat harga jagung turun.

Namun untuk harga beras meningkat pada bulan Agustus, mencerminkan kenaikan permintaan impor. Ini karena Thailand merilis stok yang lebih rendah, di mana cuaca yang tidak menguntungkan mempengaruhi beberapa tanaman di Asia.

"Persediaan beras tampaknya cukup di seluruh dunia, namun pasokan  yang sangat banyak terkonsentrasi di sejumlah kecil negara, dan sering dimiliki oleh pemerintah. Ini berarti bahwa negara-negara ini dapat sangat mempengaruhi harga dunia, dengan memutuskan apakah akan membiarkan persediaan tersebut mengalir ke pasar atau tidak, "kata FAO Economist Concepción Calpe.

"Fakta bahwa Thailand masih membatasi penjualan volume beras besar telah menjadi salah satu faktor utama yang mendukung harga dunia dalam beberapa bulan terakhir,"lanjut dia.

Indeks Harga Pangan FAO berisi indeks perdagangan-tertimbang yang mengukur harga dari lima komoditas pangan utama di pasar internasional: yakni harga sereal, daging, produk susu, minyak sayur, dan gula. (Nrm)

Rabu, 10 September 2014

5 Juta Petani 'Hilang'


Kamis, 11/09/2014 11:06 WIB
5 Juta Petani 'Hilang' Sejak 2003, Sebagian Jadi Sopir Taksi
Wiji Nurhayat - detikFinance

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah rumah tangga petani berkurang 5 juta jiwa dalam kurun waktu 10 tahun. Tahun 2003 jumlah rumah tangga petani sebanyak 31,02 juta jiwa kemudian turun menjadi 26,14 juta jiwa di tahun 2013. Sebagian besar petani beralih ke sektor informal.

"Mereka beralih ke sektor lain, tanah mereka dijual lalu pindah ke sektor lain yaitu sektor informal dan formal. Sektor informal seperti transportasi menjadi sopir taksi," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin saat berdiskusi tentang Sensus Pertanian 2013 di Hotel Swissbell, Jalan Kartini Raya, Mangga Besar, Jakarta, Kamis (12/09/2014).

Selain beralih ke sektor transportasi, banyak petani yang masuk ke sektor jasa dan pariwisata. Kemudian banyak juga yang masuk ke industri mikro, sektor pertambangan, dan penggalian pasir.

Selain itu, Suryamin juga menjelaskan jika sebagian besar petani yang beralih profesi umumnya adalah petani gurem. Maksudnya adalah petani yang mempunyai luas areal garap hanya 0,5 hektar. Sehingga secara hitung-hitungan tidak menguntungkan dan jauh menguntungkan ketika bekerja ke sektor formal dan informal.

"Kenapa jumlah petani menurun? Karena sebagian besar lahan yang mereka olah kecil. Mereka tidak mendapatkan apa yang dinamakan BEP (Break Event Point) atau yang dinamakan petani gurem yang banyak di Pulau Jawa," imbuhnya.

Walaupun jumlah petani berkurang, sektor pertanian di Indonesia masih dianggap vital. Sesuai data BPS sektor pertanian menempati urutan kedua penyumbang kontribusi PDB (Pendapatan Domestik Bruto). Kontribusi pertanian kepada PDB memang menurun dari 15,59% di tahun 2003 menjadi 14,43% di tahun 2013.

Namun ekspor produk pertanian justru meningkat pesat sebesar 362,9% dari US$ 3,69 miliar di tahun 2003 menjadi US$ 31,9 miliar di tahun 2013. Jumlah usaha pertanian juga meningkat dari 4,01 ribu perusahaan di tahun 2003 menjadi 4,21 ribu perusahaan di tahun 2013. Sektor pertanian juga mampu menyerap tenaga kerja 38,07 juta orang atau 34,4% dari tenaga kerja yang ada di Indonesia.

Selasa, 09 September 2014

Facebook 1

AMULANG (Pos Kota) – Jebak gadis lewat Facebook untuk menggagahi sekaligus merampok harta benda milik korbannya, sopir angkot D-08 jurusan Jombang-Ciputat diciduk petugas Polsek Pamulang, Senin (8/9). Modus seperti ini sudah empat kali dilakukan oleh tersangka.

Tersangka Adi Prihantoro alias Gilang, 20, warga Jalan Mujaer  Bambu Apus, Pamulang, Tangsel, dididuga telah menjebak  gadis berusia 14, warga  Pamulang Barat, Tangerang Selatan.

Kapolsek Pamulang, Kompol Doddy F. Sanjaya, didampingi Kanit Reskrim AKP Sainan Lubis mengatakan korban mengadukan pelecehan seksual sekaligus upaya perampokan yang dilakukan Gilang di  kebun wilayah Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan pada Sabtu (6/9) malam.

Kejadian berawal ketika korban berkenalan dengan Gilang lewat Facebook secara acak beberapa minggu lalu. Gilang yang diketahui merupakan seorang pemuda penebar pesona kian intens menjalin komunikasi dan berhasil membujuk korban untuk kopi darat (bertemu-red).

“Korban  setuju untuk dijemput di warnet di wilayah Jojorejo, Beringin, Pamulang, Tangerang Selatan malam minggu (Sabtu, 6/9). Mereka jalan-jalan pakai motor korban sampai akhirnya pelaku berhenti di kebun kosong wilayah Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan sekitar jam enam sore,” katanya.

Tidak hanya kecewa lantaran foto profil picture facebook milik Gilang yang tidak sesuai dengan foto asli, korban pun dipaksa untuk menyerahkan ponsel dan meminta korban  mengikuti langkah kaki pelaku masuk ke  kebon kosong yang gelap.

Korban yang ketakutan akhirnya menuruti perintah Gilang yang terlihat beringas sesampainya di tengah kebun. Gilang yang segera menggenggam tangan korban  berhasil menjatuhkan dan mencoba mengggagahi gadis tersebut. Korban teriak dan jeritan korban  diketahui oleh warga sekitar yang melintas di lokasi. Warga yang berdatangan langsung mengamankan pemuda tersebut.

Akibat perbuatannya ia dikenakan Pasal 365 KUHP ayat 1 tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman pidana paling lama sembilan tahun penjara.  “Modusnya pelaku memakai wajah pria ganteng di akun facebooknya, mengajak ketemuan dan mengamankan barang-barang korban terlebih dahulu agar tidak melawan. Hasilnya, empat kali dia (pelaku-red) berhasil melakukan aksinya, dua di Pamulang, Ciputat dan Bintaro,” tukas AKP Sainan Lobis. (adji)

Minggu, 07 September 2014

Konsumen Indonesia Makin Gemar Belanj

NERACA

Jakarta – Dalam laporan dari Nielsen Global Survey of Consumer Confidence and Spending menyatakan bahwa keinginan konsumen Indonesia untuk menabung pada kuartal ke II tahun 2014 mengalami penurunan dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Namun, keinginan untuk belanja masih tetap tinggi.

“Jika pada kuartal I-2014 sebanyak 71 persen konsumen menyatakan bahwa mereka menggunakan dana cadangan mereka setelah mencukupi biaya hidup untuk menabung, maka di kuartal II-2014 hanya 65 persen yang menyatakan hal yang sama,” tulis Nielsen dalam laporannya, Selasa (2/9).

Sementara itu, 38 persen konsumen menyatakan menggunakan dana cadangan mereka untuk berlibur. Adapun 31 persen lainnya menggunakan dana cadangan untuk berinvestasi saham atau reksadana dan 26 persen untuk produk teknologi baru.

“Sebesar 57 persen konsumen menyatakan bahwa waktu 1 tahun ke depan merupakan waktu yang Baik atau Sangat Baik untuk membeli barang-barang yang mereka inginkan atau butuhkan. Ini meningkat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yakni 53 persen,” seperti yang ditulis dalam laporna Nielsen.
Adapun kondisi ekonomi masih menjadi kekhawatiran utama bagi konsumen Indonesia, yakni sebanyak 34 persen. Secara mengejutkan, di kuartal II 2014 ini tingkat kekhawatiran konsumen akan keseimbangan antara hidup dan pekerjaan/work life balance meningkat tajam, yakni 20 persen dibandingkan 14 persen pada kuartal I-2014.

“Kekhawatiran akan stabilitas politik sedikit menurun (19 persen) dibandingkan dengan pada kuartal I-2014 (20 persen). Konsumen Indonesia juga mengkhawatirkan masalah kesehatan, kesejahteraan dan kebahagiaan orangtua dan kriminalitas (15 persen), serta kenaikan bahan bakar minyak (12 persen) dan pemanasan global (10 persen),” tulis laporan Nielsen.

The Nielsen Global Survey of Consumer Confidence and Spending Intentions mensurvei kepercayaan diri konsumen, kekhawatiran utama dan keinginan berbelanja pada lebih dari 30.000 responden dengan akses Internet di 60 negara. Indeks kepercayaan diri konsumen di atas dan di bawah angka standar 100 mengindikasikan tingkat optimisme dan pesimisme.

Salah satu kegemaran belanja orang Indonesia adalah lewat internet atau belanja online. Riset terakhir Groupon pun menyebutkan bahwa, di antara 12 negara di Asia, ternyata Indonesia termasuk negara yang bisa dikatakan penggila belanja online. Survei yang tercatat dalam judul survei Musim Liburan Groupon Asia Pasifik (APAC) ini dilakukan oleh Groupon yang melibatkan 25.070 responden di 12 wilayah pada akhir tahun lalu 31 Oktober hingga 11 November 2013.

Wilayah yang disurvei mencakup negara Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Taiwan, dan Thailand. Responden yang mengambil bagian dalam survei ini adalah konsumen Groupon, termasuk 5.996 responden dari Indonesia. Survei tersebut mencatat mencatat 66% konsumen di Indonesia gemar melakukan belanja online, termasuk salah satunya untuk fashion.

Menariknya, pembelian yang dilakukan melalui online dan mobile, dapat mencapai lebih dari setengah (53%) dari anggaran belanja hadiah, lebih tinggi daripada berbelanja di marketplace yang hanya sebesar 37%. Laporan survei tersebut mendapati bahwa orang Indonesia merupakan konsumen pelaku belanja tertinggi melalui telepon seluler di wilayah pasar Asia Pasifik. Fakta ini memberikan gambaran akan semakin populernya gaya hidup digital di Indonesia.

Konsumen Indonesia menghabiskan 22% dari anggaran mereka untuk membeli hadiah dengan berbelanja online, yang merupakan angka tertinggi kedua setelah Malaysia di wilayah Asia Pasifik. Hasil lainnya, 8 dari 10 responden (79%) yang disurvei menghabiskan anggaran yang sama atau lebih untuk membeli hadiah di musim liburan ini.

Kisaran jumlah dana yang dihabiskan adalah Rp420 ribu untuk memberikan sekitar 5 buah hadiah untuk keluarga dan teman-teman. Berdasarkan survei, 51% responden telah menyiapkan aktifitas membeli hadiah ini sekurangnya 1-2 bulan sebelumnya. Selain itu, sebanyak 13% responden Indonesia yang memilih untuk membeli sesuatu yang praktis sebagai hadiah dimana mereka empat kali lebih mungkin untuk berbelanja kado yang unik sebagai hadiah pilihan musim liburan ini.

Tumbuhnya industri e-commerce di Indonesia serta merta diikuti dengan beragam penawaran produk dari berbagai segmen, mulai dari gadget, kuliner, barang elektronik, tiket wisata, hingga fashion. Salah satu hal yang menarik untuk dicermati adalah ternyata mayoritas pengguna e-commerce di Indonesia, terutama perempuan, lebih suka melakukan pembelian produk fashion di online. Hal ini pun didukung oleh riset terakhir yang dilakukan oleh Idea atau Asosiasi E-Commerce Indonesia yang menyebutkan bahwa 78% responden melakukan belanja fashion di laman e-commerce.

Tol JORR W2 beroperasi, harga tanah akan naik 25%

Minggu, 07 September 2014 | 20:34 WIB
Oleh: Izzatul Mazidah
sumber tabloid kontan

JAKARTA. Pasca beroperasinya jalan tol Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W 2) seksi Ciledug-Ulujami sepanjang 2 km pada 22 Juli 2014 dan seksi Kebon Jeruk-Ciledug (5,6 km) pada 27 Desember 2013 mempengaruhi perkembangan properti dan harga tanah di lingkungan sekitar jalur tol.

Ali Tranghada, Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) mengatakan hadirnya akses tol tersebut membuat para pengembang berbondong-bondong untuk mendirikan proyek tak jauh dari lokasi tol.

“Banyak pengembang besar sudah masuk, harga tanah juga akan naik," ujar Ali, Minggu (7/9).

Menurut Ali saat ini harga di kawasan tersebut masih berkisar Rp 20-30 juta per meter persegi. Nah, tidak akan lama lagi, harga lahan itu akan naik sekitar 25%.

Pengembang yang saat ini sudah mulai masuk pada lahan-lahan jalur JORR W 2, yaitu Ciputra Land dengan mengembangkan proyek diatas lahan 7,4 hektare.  Lalu ada juga AKR yang sudah mulai konstruksi mengembangkan proyek apartemen dan perkantoran.

Selain itu, pengembang yang dari dulu sudah masuk dikawasan Jakarta Barat seperti Copylas Indonesia dan Jan Darmadi Corporation sepertinya juga akan mengembangkan lagi proyeknya pasca JORR W 2 beroperasi.

Menurut data Colliers, ada banyak pengembang yang sudah mulai konstruksi atau in planning untuk mengembangkan daerah sekitar jalur JORR W 2. Diantaranya ST Morits Office Tower, St Moritz New Presidential Tower, Puri Indah Financial Tower, Gallery West, Belmont Residences, Gianetti Apartement, dan Satu8 Residence.

Selanjutnya adalah The Nest Apartement, Point 8 (air crew tower), Madison Park, Puri Mantion Apartement, Wang Residence, Puri Orchard, Maqna Residence, dan Victoria Resicens.

Dengan banyaknya proyek pembangunan tersebut, Ali memprediksi, kawasan ini akan menjadi kawasan segi tiga emas baru. Khususnya Puri Indah, Kebon Jeruk dan Permata Hijau.

Editor : Hendra Gunawan