By Billy Banggawan on 02 March 2015
A- A+
Jika kamu berencana mendirikan usaha, kamu harus tahu siapa calon konsumenmua. Jika calon konsumenmu ada konsumen konvensional, kamu bisa melakukan survei langsung. Namun, bagaimana bila usaha di online? Begini caranya.
Pertama, kamu bisa melihat calon konsumenmu melalui media sosial. Langkah ini dikenal sebagai ethnografi. Jika di cara konvensional kamu menggunakan Focus Group Discussion (FGD) untuk mencari data, dalam ethnografi kamu bisa mengetahui ketertarikan calon konsumen secara langsung, cepat serta akurat, yang mana sering terlewat oleh FGD.
Data yang akan kamu peroleh bisa berupa pola kegiatan orang, seperti segmentasi usia, kebiasaan, atau kesukaan. Kedua, kamu bisa menggunakan Demand Side Platform (DSP) dan Supply Side Platform (SSP).
Platform ini kerap digunakan untuk beriklan. Sistem dalam DSP bisa terhubung dengan semua jaringan situs yang kamu kunjungi. Misalnya, kamu sedang membuka situs belanja online, lalu kamu melihat tas, kemudian kamu mengakses situs lain dan tas tersebut ada di situs baru yang kamu kunjungi, ini yang dinamakan DSP.
DSP dan SSP merupakan konsep real time bidding. Saat kamu membuka laman situs, dalam hitungan 0,1 detik akan ada tayangan iklan yang bergantian ditampilkan. Ketiga, menggunakan analisis jejaringan sosial.
Metode analisis data ini dapat memperlihatkan aktivasi sesama pengguna jejaring sosial. Misalnya, dalam pengelompokkan Twitter, kamu bisa mengetahui data soal retweet, kesamaan ide konten dan user yang kamu follow.
Sumber : smart-money

Tidak ada komentar:
Posting Komentar