Cari Blog Ini

Posting blogger lewat email

username.secretword@blogger.com

Jumat, 31 Juli 2015

Tarif listrik 2015

Berikut adalah daftar kenaikan tarif dasar Listrik Prabayar untuk golongan R1 (Rumah Tangga) :

1. Golongan R1 Daya 450 VA Rp 415 per KWH nya ( Tidak naik )
2. Golongan R1 Daya 900 VA Rp 605 per KWH nya ( Tidak naik )
3. Golongan R1 Daya 1.300 VA : Tarif Sebelumnya Rp 790 per kWh

1 Januari 2013 Rp 833 per kWh
1 April 2013 Rp 879 per kWh
1 Juli 2013 Rp 928 per kWh
1 Oktober 2013 Rp 979 per kWh

4. Golongan R1 Daya 2.200 VA : Tarif Sebelumnya Rp 795 per kWh

1 Januari 2013 Rp 843 per kWh
1 April 2013 Rp 893 per kwh
1 Juli 2013 Rp 947 per kWh
1 Oktober 2013 Rp Rp 1.004 per kWh

5. Golongan R1 Daya 3.500 VA-5.500 VA : Tarif Sebelumnya Rp 890 per kWh

1 Januari 2013 Rp 948 per kWh
1 April 2013 Rp 1.009 per kwh
1 Juli 2013 Rp 1075 per kWh
1 Oktober 2013 Rp Rp 1.145 per kWh

6. Pelanggan 6.600 VA ke atas : Tarif Sebelumnya Rp 1.330 per kWh

1 Januari 2013 Rp 1.336 per kWh
1 April 2013 Rp 1.342 per kwh
1 Juli 2013 Rp 1.347 per kWh
1 Oktober 2013 Rp Rp 1.352 per kWh

Cara Menghitung KWh Listrik Prabayar

Ada beberapa komponen yang mempengaruhi jumlah KWH yang di terima ketika kita membeli token listrik :
1. Biaya Pajak Penerangan Jalan (PPJ)
2. Biaya Materai
3. Administrasi operator (Bank, Koperasi, dll)
4. Biaya Listrik Prabayar

Perhitungan Biaya Pajak Penerangan Jalan (PPJ)
Biaya PPJ berbeda dari satu daerah dengan daerah lainnya, karena ini ditetapkan pemda setempat dan akan menjadi kas daerah. Nilainya bervariasi untuk tiap daerah antara 3 – 10%, Untuk perkotaan biasanya lebih mahal.

Perhitungan Biaya Materai
Biaya Materai berlaku umum untuk semua transaksi keuangan, besarnya sbb:
– Sampai dengan Rp 250.000,- : Rp 0,-
– Transaksi > Rp 250.000,- sampai dengan Rp 1 juta : Rp 3.000,-
– Transaksi > Rp 1 juta : Rp 6.000,-

Perhitungan Biaya Administrasi
Karena PLN prabayar bekerja sama dengan berbagai bank di Indonesia, maka biaya administrasi berbeda dari satu bank dengan bank/operator lainnya. Besarnya bervariasi tergantung operator (contoh biaya administrasi BCA Rp 3.000).

Menghitung manual menggunakan rumus :

Contoh Kasus : Kita akan membeli pulsa listrik seharga Rp 100.000,- untuk batas daya 1.300 VA Golongan rumah tangga (R1), maka perhitungannya sbb:

Mula-mula harga dipotong semua biaya sbb:
a. Dipotong biaya Materai: Rp 0 (lebih kecil dari Rp 250.000,-), sisa uang Rp 100.000
b. Dipotong Biaya Admin: Rp 3.000,- (Bank BCA), jadi sisa uang Rp 97.000,-
c. PPJ (anggap 5% biaya listrik Prabayar), sisa uang/biaya listrik prabayar (A) + PPJ (A x 5%) = Rp 97.000,-
Kalau menggunakan rumus matematika menjadi: A + A x 5/100 = 97000
Jadi A (sisa uang/biaya listrik prabayar) = 97000 / (1 + 5/100) = Rp 92.380,95
Dan biaya PPJ = 92.380,95 x 5/100 = Rp 4.619.05
Ket : A = (Nominal – (Biaya Admin + Materai))
Baru disini kita bisa menghitung berapa kWh yang kita dapat dengan membagi biaya listrik prabayar dengan tarif yang berlaku untuk batas daya 1.300 VA per 1 oktober yaitu 979 Rp/kWh sbb:
92.380,95 / 979 = 94,36 kWh

Tidak ada komentar: