Cari Blog Ini

Posting blogger lewat email

username.secretword@blogger.com

Senin, 21 September 2015

Mahasiswa pasar potensial apartemen

Bisnis.com, JAKARTA—Keberadaan sarana pendidikan universitas terbukti ampuh menyediakan pasar apartemen dari kalangan mahasiswa, terutama di kota-kota besar. Empat area dengan pertumbuhan hunian vertikal terbesar bagi mahasiwa ialah Depok, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

Associate Director Research Colliers Indonesia Ferry Salanto menuturkan, keberadaan universitas negeri unggulan menjadi magnet pertumbuhan perguruan tinggi lainnya. 

Selanjutnya, satu kawasan pendidikan pun terbentuk, dengan jumlah mahasiswa yang kian meningkat dan tentunya membutuhkan tempat tinggal baru.

Dalam kawasan pendidikan di Depok, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya, developer biasanya menawarkan produk dengan kapasitas per unit tidak lebih dari dua kamar tidur. Standar harga yang dipasang menyasar segmen menengah ke bawah dan tidak terlalu jauh dari biaya sewa rumah kos.

Hal ini tidak berlaku di Lippo Village, Tangerang Selatan, dimana Lippo Group bisa membangun apartemen dengan standar menengah atas. Pasalnya, keberadaan properti bertujuan menampung kebutuhan mahasiswa dari Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan kemampuan ekonomi yang berlebih. 

Pengembang juga membuat hunian untuk segmen menengah atas dalam membidik konsumen di dekat institusi perguruan tinggi yang sudah berafiliasi internasional.
 
“Segmentasi apartemen akan disesuaikan dengan kelas ekonomi mahasiswa dari universitas di dekatnya,” tuturnya kepada Bisnis.comakhir pekan lalu.

Ferry mengatakan, bila sebelumnya apartemen ditujukan untuk kalangan pebisnis, kini sudah berkembang menuju pasar mahasiswa.  Tren ini menurutnya sudah menjamur dari tahun 2010.

Tidak ada komentar: