Cari Blog Ini

Posting blogger lewat email

username.secretword@blogger.com

Selasa, 08 September 2015

Tips berhemat biaya makanan

1. Memasak di rumah

Bihun Jamur Pedas (Resepnya disini)
Perubahan yang paling penting yang perlu dibuat untuk menghemat uang adalah dengan memasak di rumah daripada menggantungkan diri pada makanan restoran. Makan di luar sangat mahal, tidak peduli bagaimanapun cara anda menyiasatinya. Memasak sendiri dirumah  juga memungkinkan Anda untuk mengontrol bahan-bahan yang makanan yang Anda masak sehingga akan lebih sehat bagi Anda dan keluarga.
2. Berbelanja pada akhir pekan

Jika Anda sudah memiliki makanan segar di lemari es yang anda beli setiap minggu, Anda akan lebih termotivasi untuk memasak sendiri. Bukannya pergi keluar dan menghabiskan uang anda untuk makan di restoran atau rumah makan. Biasakan untuk membeli makanan di awal waktu dan Anda tidak akan tergoda untuk membuang-buang uang di luar rumah.
3. Berbelanja bahan makanan Segar

Jika Anda benar-benar ingin mulai makan sehat, makanlah makanan segar. Makanan segar lebih terjamin dari berbagai bahan pengawet, sehingga lebih aman untuk tubuh. Kandungan gizinya juga relatif utuh dibandingkan makanan kemasan yang telah mengalami berbagai macam proses yang kemungkinan besar telah menurunkan kandungan gizinya. Makanan segar juga akan lebih murah, karena anda tidak perlu ikut menanggung biaya bahan pengawet dan kemasan seperti pada bahan makanan kemasan. Kecuali untuk bahan makanan yang memang berasal dari tempat jauh dan bisa anda bisa mempercayai bahwa makanan tersebut memang baik (lihat point 8).
4. Berbelanja di pasar tradisional

Tidak dapat dipungkiri, harga berbagai bahan makanan di pasar tradisional lebih murah daripada di supermarket atau toko-toko swalayan. Di pasar tradisional kita juga bisa lebih mudah untuk menemukan bahan-bahan makanan dalam keadaan segar. Namun Anda harus jeli dalam memilih bahan yang akan Anda beli, karena berbeda dengan di pasar modern dimana semua barang yang dijual adalah barang-barang yang sudah dipilih, maka di pasar tradisional kita harus memilih sendiri barang-barang yang terbaik dengan harga yang terbaik pula. Jika kita pikir lebih lanjut, tidak menutup kemungkinan kita membayar lebih mahal di supermarket untuk mengganti biaya pemilihan makanan (misalnya sayur dan buah) yang memiliki penampilan yang paling baik atau menarik.
5. Fokus pada yang berdaun hijau

Sayuran hijau seperti kailan, lobak, sawi, bayam dan brokoli adalah beberapa sayuran yang paling bergizi, bahan makanan yang tidak terlalu mahal yang dapat Anda beli. Sayuran hijau sangat kaya dengan kandungan vitamin dan mineral, selain itu jenis makanan ini bisa menjadi sumber pemenuhan kebutuhan serat harian anda.
Baca juga: Tips Menghindari Sembelit (Ambeien)
6. Membeli dalam jumlah besar

Kacang kedelai kalengan memang bukan masalah, tapi kacang yang dikeringkan terasa lebih enak dan harganya lebih murah. Belilah kacang kedelai dalam jumlah besar sehingga lebih hemat, kacang tersebut dapat dimasak sekaligus, kemudian disimpan, dan dimakan sewaktu-waktu saat kita tidak sempat memasak. Demikian juga jenis makanan lainnya yang bisa tahan lama dalam lemari es.
7. Kurangi makan daging

Ini mungkin adalah cara termudah untuk menghemat uang Anda. Apakah di toko kelontong atau restoran, daging selalu menjadi menu yang paling mahal. Anda tidak harus menjadi vegetarian, tetapi membatasi makan daging menjadi sekali atau dua kali seminggu adalah cara mudah untuk memotong jumlah kalori dan pengeluaran dalam satu waktu. Jika Anda khawatir tentang protein (yang sebenarnya tidak perlu) Anda bisa makan kacang kedelai, telur atau kacang lainnya sebagai gantinya.
Baca juga: Tips Melunakkan Daging Sapi dengan Mudah dan Cepat
8. Mengkonsumsi ikan dari kaleng

Ikan merupakan bagian penting dari diet yang sehat, tetapi ikan segar biasanya mahal (terutama jenis yang langka). Sarden (tanpa tulang, tanpa kulit), makarel asap dan ikan alternatif lainnya bisa menjadi makanan murah dan kaya protein, vitamin D dan asam lemak omega-3.
9. Buah pencuci mulut

Sumber : tipssersan. Blogspot. Com

Tidak ada komentar: