Jokowi ungkap 5 masalah terumit Indonesia, termasuk pengangguran
Reporter : Idris Rusadi Putra
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo membeberkan kondisi Indonesia terkini di depan diaspora Indonesia di Seoul, Korea Selatan. Menurut Jokowi, Indonesia kin menghadapi lima masalah paling rumit.
Masalah pertama menurut Jokowi adalah korupsi. Kemudian, masalah kedua adalah menyiapkan lapangan kerja.
"Pengangguran di Indonesia meskipun dibandingkan dengan negara lain, Eropa di atas 25 persen-30 persen, kita memang 5,6 (persen) tetapi 5,6 itu kalau dikalikan 252 juta juga angka yang tidak kecil, kata Presiden Jokowi seperti dilansir dari lamat Setkab di Jakarta, Senin (16/5).
Kemudian, masalah terumit ketiga adalah menyelesaikan kesenjangan yang kaya dengan yang miskin.
"Ada gap dan gini ratio kita sekarang ini sudah cukup besar (0,4). Ini juga yang harus diturunkan," tutur Presiden.
Yang keempat, adalah kesenjangan wilayah. "Harus ada pemerataan. Di sini bangun jalan, di sini juga bangun jalan. Di sini ada airport, di sini juga ada airport," kata Presiden Jokowi.
Yang kelima, kata Presiden, meningkatkan pertumbuhan ekonomi. "Persoalan sekarang adalah semua negara pertumbuhannya turun. Tapi saya meyakini apabila tantangan-tantangan yang kita hadapi bisa kita selesaikan satu persatu insya allah pertumbuhan kita akan merangkak naik," tutupnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar