Berikut 6 gejala limfoma atau kanker kelenjar getah bening seperti dipaparkan dokter Andhika.
1. Bengkak di daerah kelenjar getah bening
Kanker ini awalnya akan menimbulkan bengkak atau benjolan di daerah tubuh yang terdapat kelenjar getah bening. Umumnya muncul di sekitar leher, ketiak, dan pangkal paha.
"Belum tentu leher bengkak itu limfoma. Kalau limfoma, benjolannya biasanya lebih dari satu atau seperti bergerombol dan tidak terasa sakit," kata Andhika.
2. Penurunan berat badan
Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas juga perlu diwaspadai limfoma. Biasanya, penurunan berat badan lebih dari 10 persen dan setidaknya terjadi selama 6 bulan.
3. Berkeringat malam hari
Berkeringat malam hari yang menjadi gejala limfoma bukan karena melakukan aktivitas fisik. Pada pasien limfoma, bisa keluar keringat pada malam hari, meskipun udara dingin atau kamar memakai AC.
Hal ini disebabkan metabolisme sel yang terganggu. Terkadang disertai meriang dari malam sampai dini hari, hingga tubuh terasa gatal-gatal.
4. Demam
Banyak penyakit yang menimbulkan gejala demam. Namun, pada pasien limfoma, demam yang terjadi biasanya tidak terlalu tinggi, yaitu sekitar 37 derajat celsius dan tidak pernah lebih dari 38 derajat celsius. Demam pun akan hilang timbul.
5. Kelelahan
Pasien limfoma biasanya juga akan merasa sangat lelah atau lemah. Misalnya, napas menjadi pendek dan sulit bernapas saat tingginya aktivitas, padahal sebelumnya baik-baik saja.
6. Perut terasa penuh
Gejala lainnya, yaitu perut terasa nyeri atau kurang nyaman. Selain itu juga terasa penuh di perut. Jika beberapa gejala ini muncul terus-menerus, sebaiknya segera periksa ke dokter.
Terapi Limfoma
Terapi yang umum dilakukan untuk mengatasi kanker kelenjar getah bening adalah kemo dan radiasi.
Obat-obatan oral modern digunakan sebagai pengganti kemo dan radiasi
Ada beberapa obat telan modern sebagai pengganti kemoterapi dan radiasi. Hal ini mempermudah mereka untuk menjalani kehidupan.
Secara umum memang pengobatan kelenjar getah bening melibatkan tindakan kemoterapi dan radiasi.
Kemoterapi biasanya dijalani sebanyak 6–8 siklus. Sementara, radiasi dilakukan pada lokasi kelenjar getah bening yang berubah menjadi ganas. Pengobatan lain yang lebih spesifik tergantung jenis limfoma yang dialami. Jika pengobatan dilakukan pada stadium 1 dan 2 angka kesembuhannya sangat besar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar