Buat rencana untuk melawan kesepian
Setelah Anda dapat menerima dan menyadari segala hal tentang kesepian yang Anda alami, sekarang saatnya membuat rencana untuk melawan dan mengatasi kesepian tersebut.
Seringkali obat untuk mengatasi kesepian itu sederhana. Lakukan hal yang sederhana dan santai. Misalnya duduk santai bersama ibu Anda sambil minum teh dan mengobrol soal kekhawatiran dan kegalauan Anda saat ini.
Walaupun bisa jadi setiap hari Anda bertemu dengan anggota keluarga, mungkin yang Anda butuhkan adalah waktu berkualitas bersama mereka. Waktu bersama yang tanpa gangguan sama sekali, untuk bisa mengusir kesepian.
Jika orang-orang terdekat Anda tidak mendukung, cobalah untuk “memperluas wilayah”. Misalnya dengan bergabung di sebuah komunitas baru, ikut kursus keterampilan supaya bisa bertemu dengan orang-orang baru, atau curhat dengan terapis.
Merawat binatang peliharaan
Merawat binatang bisa membuat Anda mengatasi kesepian? Beberapa penelitian menyatakan bahwa hewan peliharaan bisa menjadi teman yang menyenangkan untuk para penyendiri.
Sebuah studi yang dilakukan menemukan fakta bahwa memelihara seekor anjing dapat membantu seseorang mengurangi risiko kematian dini, terutama pada orang-orang yang hidup sendirian. Orang-orang yang hidup sendirian ini merupakan kelompok orang yang paling berisiko mengalami kesepian yang dapat berujung pada masalah kesehatan tertentu.
Penelitian lainnya juga menyebutkan bahwa pemilik hewan peliharaan memiliki keterampilan sosial dan komunikasi yang lebih baik. Selain itu, juga lebih aktif terlibat dalam kegiatan di masyarakat.
Pada sebuah studi di tahun 2016 lalu, juga mengungkapkan bahwa orang dewasa tua yang merawat hewan peliharaan mengalami penurunan depresi dan mengalami perbaikan fungsi kognitif dalam waktu 8 minggu sejak awal percobaan.
Namun perhatikan juga kapasitas Anda. Jangan sembarangan mengadopsi atau memelihara hewan hanya sebagai hiburan. Anda juga harus merawatnya, membesarkan, memberi makan, dan memenuhi segala kebutuhan hewan peliharaan Anda.
5. Kurangi penggunaan media sosial
Pada sebuah penelitian yang hasilnya diterbitkan di American Journal of Preventive Medicine menemukan bahwa pengguna media sosial sebenarnya membuat Anda merasa lebih kesepian. Kok bisa ya? Ternyata media sosial menciptakan kesan seolah Anda menjalin relasi, tetapi sebenarnya justru sebaliknya.
Dalam buku Alone Together, psikolog sosial Sherry Turkle, berpendapat bahwa adanya hiperkoneksivitas melalui media sosial yang membuat seseorang menjadi lebih terasing satu sama lain dalam kehidupan nyata.
Selain itu, Helena Backlund Wasling dari State University of New York Upstate Medical University di Sycaruse menyatakan bahwa kontak langsung dan tatap muka jauh lebih baik dilakukan daripada kontak di media sosial. Hal tersebut dikarenakan manusia butuh interaksi secara langsung, sentuhan fisik agar merasa terhibur dan terhubung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar