Cari Blog Ini

Posting blogger lewat email

username.secretword@blogger.com

Selasa, 04 Juni 2019

Presiden jokowi buka open house idul fitri 2019

Tata cara open house lebaran presiden jokowi di istana negara 4 juni 2019
1. Kumpul di monas
2. Diangkut kendaraan ke istana negara
3. Pemeriksaan barang bawaan
4. Bertemu dan bersalaman dengan presiden
5. Pulang

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menggelar open house Idul Fitri 1440 H atau lebaran 2019 di Istana Negara, Jakarta, besok. Masyarakat dipersilakan datang ke open house tersebut.

"Open house (di Istana Negara) dibuka untuk masyarakat jam 10.00 sampai 12.00 WIB, nah setelah itu tentu Pak Presiden ada acara berikutnya jadi mungkin paling lambat jam 12.00 WIB atau 12.30 WIB acara sudah selesai," ujar Kasetpres Heru Budi Hartono saat dihubungi wartawan, Selasa (4/6/2019).

Ada beberapa tahapan yang dilakukan panitia terkait masyarakat yang akan hadir di open house. Pertama, masyarakat yang mau hadir di open house Jokowi diimbau datang ke Monas.

"Di sana (Monas) sterilisasi baru secara bertahap diangkut atau dibawa dengan kendaraan menuju Istana, kami sewa 10-15 bus ukuran 3/4 untuk hilir mudik peserta. Jadi nanti masuk di Sekneg, di Istana sudah steril," katanya.

Acara open house Jokowi untuk masyarakat dibatasi hanya sampai pukul 12.30 WIB. Sementara jumlah masyarakat yang hendak hadir tidak dibatasi.

"Kami tutup, kalau batasnya jam 12.30 WIB, mungkin kami tutup jam segitu. Ya kalau hitungannya tiga jam ya kurang lebih 3 ribuan masyarakat lah," paparnya.

Panitia, kata Heru, sudah menyediakan tenda di kawasan Monas. Warga yang hendak ikut acara open house diharapkan tak membawa barang berukuran besar agar mempermudah proses sterilisasi.

"Kami sudah siapkan tenda ber-AC, nah diimbau tidak membawa barang-barang yang besar, tidak bawa ransel, ya cukup bawa tas kecil lah, kalau laki mah nggak usah bawa apa-apa, untuk mempermudah dan mempercepat sterilisasi," jelasnya.

"Minuman dan makanan ringan kami siapkan, setelah salaman dengan Bapak Presiden disiapkan sarapan pagi, jadi kalau bisa bawa badan aja deh. Jadi makin cepat sterilisasi makin banyak yang bisa diterima oleh Presiden dan tentu pakaiannya yang rapi bersih, masyarakat pasti paham," lanjutnya.

Selain itu, pihak Istana juga menyediakan hiburan buat masyarakat yang datang ke open house. Ada juga boot foto untuk foto yang disediakan.

"Lantas kalau mau keluar, mau pulang, di area parkiran Sekneg disiapkan booth atau backdroop kalau mau foto-foto, selfie. Nanti, juga sambil menunggu, di tenda tunggu, kami siapkan hiburan," pungkasnya.

Ingin Datang ke "Open House" Presiden? Begini Tata Caranya...

Selasa, 4 Juni 2019 | 13:54 WIB

KOMPAS.com/ M WISMABRATAWarga berdesak desakan saat antrian di open house Jokowi hari Rabu (30/7/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menggelar open housepada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah atau Rabu (5/6/2019) besok, di Istana Negara, Jakarta.

Seperti pada open house Idul Fitri sebelumnya, masyarakat umum diperbolehkan datang, bersalaman hingga menyantap kuliner yang disediakan pihak Istana.

Namun, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan, ada sedikit perbedaan manajemen lalu lintas tamu yang masuk Istana pada open house tahun ini.

"Untuk tahun ini, masyarakat yang mau ikut open house ini terlebih dahulu berkumpul di Monas," ujar Heru di Kompleks Istana Presiden, Jakarta pada Selasa (4/6/2019).

Baca juga: Besok, Jokowi Gelar Open House di Istana Presiden Jakarta

Di sana, pihak Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) akan melakukan sterilisasi terlebih dulu. Barang-barang bawaan dimasukkan ke dalam x-ray. Satu per satu tamu juga dipindai menggunakan pintu metal detector.

"Di Monas sudah kami siapkan tenda ber-AC," ujar Heru.

Oleh sebab itu, Heru mengimbau, masyarakat yang ikut open house tak membawa banyak barang bawaan, salah satunya tas ransel. Cukup bawa tas kecil berisi barang-barang pribadi.

Selain demi keamanan serta kelancaran acara, juga untuk mempercepat proses sterilisasi.

Tamu yang sudah melalui mesih pemindai dan dinyatakan aman kemudian dibawa ke dalam Istana menggunakan bus. Pihak Istana menyediakan sekitar 15 bus berukuran sedang untuk mengantar masyarakat ke dalam.

Bus-bus tersebut akan hilir mudik menjemput kemudian mengantar tamu dari dan kembali menuju Monas.

Di dalam Istana, masyarakat dipersilahkan untuk bersalaman dan berfoto dengan Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana.

"Makanan dan minuman sudah kami siapkan. Jadi setelah bersilaturahim dengan Bapak Presiden, bisa makan," ujar Heru.

Tidak hanya aneka kuliner racikan koki Istana, tamu juga akan dihibur penampilan musik langsung.

Demi menambah kegembiraan masyarakat, pihak Istana juga menyediakan booth foto dengan aneka latar belakang. Sambil menunggu antrean bus usai silaturahim, masyarakat dapat berfoto ria di sana.

Tidak ada komentar: