Jumat, 26 September 2014 10:47 WIB
IST
TRIBUNNEWS.COM – Ada orangtua yang sengaja
mencukur rambut bayinya dengan tujuan supaya si
kecil memiliki rambut lebat dan tebal. Padahal,
hingga sekarang belum ada referensi yang
mengakuinya.
Soalnya, lebat dan tebalnya rambut bergantung
pada folikel (tempat tumbuhnya rambut ) rambut
yang tersedia. Jadi, ketebalan rambut bayi
dipengaruhi juga dengan unsur genetik dari
orangtuanya.
Walau demikian, ibu tetap bisa melakukan sebuah
upaya supaya rambut si kecil terlihat lebat, yaitu
mempercepat proses pertumbuhan rambut dan
menghasilkan rambut yang sehat. Mencukur
rambut lahir adalah salah satu upayanya.
Cara lainnya adalah dengan memberikannya
minyak untuk rambut , seperti: minyak kemiri,
minyak santan, hair tonic, lalu kita pijat-pijat
lembut kulit kepalanya. Dengan cara ini, peredaran
darah di kepala bisa lancar dan mulut folikel
menjadi lebar, sehingga diharapkan pertumbuhan
rambut tetap bisa optimal.
Faktor gizi pun berperan supaya rambut menjadi
subur dan sehat. Bila kurang gizi, tekstur
rambutnya pasti akan terpengaruh. Tapi bukan
berarti kalau rambutnya merah dan tipis identik
dengan kurang gizi.
Soalnya, tekstur rambut antara anak satu dengan
lainnya berbeda; ada yang pembawaannya lemas
dan hitam, ada juga yang pembawaannya tipis dan
merah.
Selain itu, anak yang sering terpapar sinar
matahari atau polusi juga rambut nya bisa tipis dan
tidak sehat. Begitu pula penyakit, semisal seboroik
(ketombe), yang sering terjadi pada bayi atau anak
juga ikut memengaruhi.
Kamis, 25 September 2014
Keseringan Terpapar Sinar Matahari Pengaruhi Kelebatan Rambut
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar