Cari Blog Ini

Posting blogger lewat email

username.secretword@blogger.com

Minggu, 01 November 2015

Orang Indonesia menggunakan smartphone 189 menit tiap harinya, untuk apa saja?


Herry Fahrur Rizal
1:44 pm on June 11, 2014

Sebagai salah satu negara dengan pengguna handphone terbesar di dunia, Indonesia memiliki perilaku khas tersendiri dalam menggunakan smartphone. Data menyebutkan bahwa khusus untuk pengguna smartphone saja, negara ini sudah memiliki 41,3 juta pengguna. Dalam hitungan menit, terungkap beberapa perilaku orang Indonesia saat menggunakan smartphone yang dilansir oleh lembaga survei Nielsen. Lalu, apa sajakah perilaku orang Indonesia tersebut?

(Baca juga: Jumlah pecandu smartphone semakin bertambah. Berita baguskah?)
Seperti yang dikutip dari Kompas, survei Nielsen yang berjudul “Nielsen on Device Meter” pada akhir 2013 mengungkap bahwa penduduk Indonesia menggunakan smartphone selama 189 menit per hari atau lebih dari 3 jam. Selama 189 menit itu terungkap data sebagai berikut (mari kita urutkan dari yang paling menghabiskan waktu):

62 menit dihabiskan untuk berkomunikasi, seperti menerima atau melakukan panggilan telepon, berkirim pesan baik melalui SMS atau Instant Message, dan mengirim e-mail.
Sekitar 45 menit dihabiskan untuk hiburan misalnya memainkan game tertentu dan menikmati konten multimedia berupa audio dan/atau video.
38 menit dihabiskan untuk menjelajahi dan menguasai aplikasi yang baru di-download.
37 menit dihabiskan untuk berselancar di internet.
Survei serupa juga dilakukan oleh Millward Brown AdReaction yang dikutip dalam laporan “Internet Trends 2014” oleh Mary Meeker, seorang analis dari Kleiner Perkins Caufield & Byers, yang melaporkan bahwa penduduk Indonesia menghabiskan waktu selama 181 menit untuk menggunakan smartphone.

Lalu, apa implikasinya terhadap kehidupan kita sehari-hari? Menggunakan smartphone selama 189 menit atau lebih dari 3 jam per hari merupakan sebuah rentang durasi yang mengejutkan. Menggunakan smartphone dengan durasi yang lama memang sah-sah saja, tapi pastikan bahwa Anda juga memiliki porsi bersosialisasi yang cukup dengan orang-orang di sekitar Anda.

(Sumber: Kompas)

(Diedit oleh Enricko Lukman, Lina Noviandari, dan Rizky Husada)

Tidak ada komentar: