SLIPI (Pos Kota) –Korban facebook terus berjatuhan. Sudah begitu banyak remaja diperkosa oleh lelaki yang dikenal lewat jejaring sosial itu. Kali ini korbannya pelajar kelas 1 SMA di Tomang, Jakarta Barat.
Berkat kecepatan polisi merespon laporan keluarga korban, lelaki pengangguran itu dibekuk di daerah Tenjo, Parung Panjang, Tangerang Banten.
Tersangka Ardi Wicaksono tidak hanya menodai korban, tetapi remaja berusia 19 tahun ini juga minta tebusan Rp 200 juta. Jika tidak, korban akan dibunuh.
Pelaku yang diringkus anggota Unit Jatanras Polres Jakarta Barat, Jumat (22/3) malam hingga Sabtu (23/3) masih diperiksa petugas.
Kapolres Jakarta Barat, Kombes Drs Suntana MSi, mengatakan tersangka beraksi sendirian.”Ia mengakui telah menodai korbannya secara paksa, dan kepada orangtua korban meminta tebusan Rp 200 juta. Permintaan itu disampaikan melalui SMS menggunakan HP korban,” ujar kapolres didampingi Kasat Reskrim AKBP Hengky Haryadi SIK, MH, Sabtu petang.
Tersangka Ardi Wicaksono mengenal gadis berusia 16, sejak satu tahun lalu melalui facebook dan kemudian dilanjutkan dengan beberapa kali pertemuan. “Dulu sih saya mau sama dia karena masih kelihatan rapi,” kata korban yang ditemui di Polres Jakarta Barat. Sekarang korban sudah benci dan meminta agar tersangka dihukum berat.
DIAJAK TERSANGKA
Pemerkosaan terjadi ketika tersangka mengajak korban main ke rumah dengan alasan ada saudara tersangka mau berulang tahun. Sebenarnya korban tidak mau, tapi tersangka terus membujuknya dan menjanjikan mengantar pulang setelah acara selesai.
Rupanya, setiba di rumah orangtua tersangka, tidak ada saudaranya yang sebaya dengan korban berulang tahun. “Saya minta pulang, tersangka malah bilang tiket keretanya sudah habis karena sudah malam. Dan pada malam kedua perjalanan kereta tidak ada karena ada kereta api yang anjlok,” cerita korban lagi.
Selama dua malam itulah, korban dinodai di rumah tersangka. Kasus ini oleh keluarganya dilaporkan ke Polres Jakarta Barat. Berdasarkan informasi keluarga korban, maka Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, AKBP Hengky Haryadi memerintahkan Kanit Kriminal Umum AKP Marbun SH, untuk melacak tempat tinggal tersangka.
Jumat Pk 22:00, korban diselamatkan polisi dan tersangkadibekuk . Solahudin, 23, kakak korban mengatakan, tidak tahun maksud tersangka mau meminta uang tebuskan Rp 200 juta. “Dari mana kami punya uang sebanyak itu. Ibu saya sehari-hari mencari nafkah sebagai tukang bubur ayam di depan rumah,” jelas. (warto)
Teks : Tersangka Ardi Wicaksono yang membawa kabur dan menodai siswi kenalannya. (warto)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar